Skip to main content

10 Kelakuan Atasan di Kantor yang Bikin Kamu Bete Sepanjang Hari


Kalo yang ini sih... nggak berani macem2 dehh


Kerja sesuai passion memang menyenangkan, apalagi kalau pekerjaan itu adalah impian kamu sejak lama. Bener-bener enggak berasa capek karena kamu bekerja seperti melakukan hobi aja. Tetapi pekerjaan itu nggak melulu soal passion lho. Meskipun misalnya kamu telah menemukan tempat untuk bekerja sesuai passion, tetep ada aja hal yang bisa membuat kamu bete setiap hari di kantor. Contohnya adalah kelakuan atasan. Coba aja ulik artikel berikut ini

1.       Bos yang biang gosip
Ada beberapa orang yang memang hobi memperhatikan kelakuan orang lain. Yang nyebelin kalau kemudian hasil pengamatannya jadi bahan gosip sehari-hari di kantor. Ganggu banget kan? Apalagi kalau yang ngelakuin hal itu adalah atasan kamu sendiri! Alhasil kamu bakalan nggak fokus kerja karena direcokin pergosipan sehari-hari! Belum lagi kalau kamu sendiri yang jadi bahan gosipnya!

2.       Bos yang suka iseng
Kelakuan orang memang sulit ditebak, termasuk atasan. Atasan mestinya bisa lebih menjaga wibawa di depan anak buahnya. Tetapi ada aja orang yang memang dari sananya kelebihan energi, sehingga susah baginya untuk berkelakuan wajar, termasuk si bos. Kelakuannya yang bikin kamu kesel misalnya, nge-hack FB mu lalu meng-update status yang bukan-bukan, mengambil jatah makan siangmu seenaknya, menyembunyikan HP mu di lacinya. Ngeselin banget kan?

3.       Atasan yang cepat marah dan tukang omel
Yang ini memang suka bikin nggak tahan. Kamu udah capek-capek berusaha mengikuti keinginannya untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, tapi dia masih mengomelimu untuk alasan lain. Misalnya aja, baju kamu nggak oke hari ini, rambut doi salah potong di tukang cukur, kamu datang terlambat 3 menit di kantor hari ini, cuaca di luar mendung, kamu dianggap nggak sopan karena salah ngomong, tukang baso di depan kantor nggak jualan hari ini, kamu nggak sengaja menggeser foto pacarnya di meja kerjanya, jalanan macet karena ada demo masak..... pokoknya adaaaa ajaaa alasan doi buat ngomelin kamu sehari-hari. Kalau udah gini, baiknya kamu rajin puasa Senin-Kamis aja untuk melatih kesabaran kamu. Sabarnya orang yang sedang berpuasa itu ibadah lho!

“Laporan kamu udah saya tunggu dari kemarin! Sampai kapan saya harus menunggu?!”
“Maaf pak, saya sedang berpuasa...”

Maaf bu... saya sedang berpuasa.

4.       Bos suka ngaret
Janjian sama temen yang demen ngaret aja udah nyebelin banget karena gara-gara itu agenda kamu jadi berantakan. Kalau bos yang ngaret? Agenda kerjamu pasti bakal berantakan! Udah gitu, kamu nggak bakal bisa protes soal kebiasaan buruknya karena pasti kamu bakal dianggap menentang atasan. Hal yang bisa kamu coba adalah: membelikannya weker baru! Cobalah positive thinking meskipun kamu sebel, karena mungkin aja weker di rumahnya rusak dan belum sempat membeli yang baru...

5.       Bos yang nggak mau susah
Atasan tipe begini bakalan sering memberimu perintah-perintah karena dia sendiri nggak mau repot. Misalnya aja, mengerjakan laporan yang mestinya harus dikerjakan sendiri sama dia, menghadiri meeting di luar yang harusnya dihadiri oleh atasan, dimarahin direktur utama atas pekerjaan yang seharusnya menjadi tanggung jawab atasan kamu, membuatkan dia kopi, membelikan dia makan siang, membersihkan ruang kerjanya, mengantar dan menjemput dia setiap hari dari rumah ke kantor, memasakkan makan malam.... kamu ini stafnya atau pembantu?! Cobalah berpikir positif, mungkin atasan sebenernya sayang sama kamu atau bahkan obsesif sama kamu. Kalau udah kayak gini kejadiannya, segeralah minta kenaikan gaji!

6.       Demen mempermalukan kamu di depan umum
Memarahimu atas kesalahan yang kamu buat di depan staf lain memang nggak etis. Belum lagi kalau doi sering mengait-ngaitkan kan hal pribadi dengan performa kerja kamu di kantor di depan khalayak umum. Misalnya aja, kerjaan kamu jelek karena kamu jomblo, atau kamu sering terlambat datang ke kantor karena kesiangan... abisnya jomblo sih, jadi nggak ada deh yang bangunin pagi-pagi. Sikap rese atasan yang bikin kamu malu di depan rekan-rekan kerja yang lain emang bikin kamu marah tingkat dewa. Tapi jadi koreksi diri aja, siapa tau kamu memang keterlaluan kerjanya. Untuk mengatasi hal ini, baiknya bicaralah baik-baik dengan atasanmu dan minta dicarikan pacar! Atau mintalah doi untuk jadi pacar kamu!

Ampun deh...


7.       Bos yang workaholic
Kerjaan sehari-hari aja udah bikin kamu kepayahan karena saking banyaknya, belum lagi kalau atasan kamu sering meminta kamu lembur supaya pekerjaan yang lain cepat selesai juga. Lembur memang nyebelin, apalagi kalau kerjaan yang dibikin lembur itu sebenernya bisa dikerjakan besoknya atau pada jam kerja biasa. Alhasil terbuanglah alokasi waktumu yang sebenernya bisa bisa kamu manfaatkan untuk hal lain di luar kantor, seperti  keluarga, hobi, olahraga, dan istirahat.

“To, besok minggu kamu lembur ya, supaya proyek kita yang di Kuningan itu selesai hari Seninnya.”
“Tapi proyek kita yang di Kuningan kan udah beres dari kemarin lalu, Bu.”
“Oo... kalo gitu kita kerjain proyek yang di Tanah Abang deh...”
....KZL BET!....

8.       Bos yang suka cari perhatian
Siapa yang nggak kesel, di saat lagi numpuk-numpuknya kerjaan, si Bos malah ngajakin ngobrol. Kamu udah berpikir positif, mungkin si bos ini lagi banyak masalah sehingga butuh tempat curhat. Kamu lantas berusaha menjadi pendengar yang baik, ketika si Bos mulai cerita macam-macam, tentang anaknya, istrinya, ortunya, mertuanya, tetangganya, ketua RT nya, mantan pacarnya, ayam tetangganya, kucing sodaranya, kambing neneknya.... segala macam deh.

9.       Bos yang PDKT ke kamu
Kalau kita lagi ditaksir orang, pasti rasanya gimana gitu ya? Deg-degan, penasaran, biasa aja.... atau malah bete? Kalau si bos yang lagi naksir kamu? Pasti bakalan serba salah karena kamu nggak enak jadi bahan omongan kolegamu yang lain. Kamu juga nggak enak karena di satu sisi kamu ingin menjadi stafnya yang baik, tapi di sisi lain kamu risih dengan segala macam modus yang dilancarkan bos terhadapmu. Ada baiknya kamu bersabar dan kalau bisa memanfaatkan segala kesempatan yang ada. Kalau doi mentraktirmu makan Nasi Padang, terima aja itung-itung makan siang gratis. Kalau doi beliin kamu bunga, terima aja itung-itung bisa kamu pake kalau kamu kunjung ke makam kucing peliharaanmu yang mati waktu kamu kecil dulu. Kalau doi rajin nawarin tumpangan pulang-pergi, terima aja itung-itung hemat ongkos naik angkot. Kalau doi ngajakin kawin... terima aja, toh kamu juga lagi sendiri! Kan daripada kamu repot nyari calon buat diri kamu sendiri. Apa boleh buat, si Surti tetangga sebelahmu yang jadi kecengan kamu selama ini udah keburu kawin sama anaknya Pak Lurah. Kamu mesti move on dong! Pokoknya nggak ada yang rugi deh.

Awas mulai dimodusin


10.   Bos yang rajin mentraktir makan

Ditraktir makan kok nyebelin? Bisa aja, kalau dia ntraktir makan setiap hari terutama pas kamu lagi ngerasa kenyang. Tapi kamu kan nggak bisa menolak karena takut dianggap nggak sopan. Tapi mau nerima juga bakal bikin perut kamu buncit karena kebanyakan makan. Dalam waktu sebulan sejak kamu ngantor berat badanmu aja udah naik 10 kilo! Gimana kalau kamu menuruti traktiran bos setiap hari yang rajin membelikanmu cemilan-cemilan gratis nan lezat! Bisa-bisa duit kamu abis buat beli baju baru karena baju-baju lama udah pada nggak muat gara-gara kamu kegendutan!

Comments

Popular posts from this blog

Road to Pregnancy: Program Inseminasi Buatan

Sebelumnya saya sudah menulis pengalaman program hamil ke dokter kandungan (dr. Rudi Harsono, SPOG), dan belum berhasil. Setelah mencari informasi lebih dalam, akhirnya saya dan suami memutuskan pergi ke Dr. Hendy Hendarto, SPOG, (K) Fer. Beliau adalah salah satu dokter kandungan ahli fertilitas yang juga praktik di Klinik Fertilitas Graha Amerta Surabaya. Ketika kami konsultasi, kami menceritakan semua riwayat pemeriksaan yang telah kami lakukan, termasuk riwayat masalah infeksi di dekat mulut rahim yang terjadi pada saya dan terapi obat yang dilakukan dokter kandungan sebelumnya.

10 Hal Serunya Jadi Cewek Tomboy

Hai readers, tahukah kamu kalau nggak semua cewek itu sama? Yup, cewek selalu identik dengan dandanan yang feminim, unyu dan imut, sikap yang malu-malu, kemayu, centil dan sebagainya. Apalagi trend girlband lagi nge-hits banget sekarang ini dengan gaya cewek-ceweknya yang unyu dan manis, sudah pasti orang-orang, terutama kaum cowok, akan menilai cewek dengan standar tersebut. Tetapi buat kamu cewek-cewek yang nggak punya style unyu dan manis a la cewek-cewek girlband, nggak usah keburu sedih dulu girls. Jadi cewek tomboy juga nggak ada ruginya kok, malah banyak keuntungannya. Coba deh simak tulisan di bawah ini.
1.Lebih bebas Banyak cowok bilang, cewek itu ribet banget. Butuh banyak waktu buat dandan, matching in warna baju dengan make-up, mesti jaga penampilan dan kebersihan, dan sebagainya. Hal-hal kecil yang nggak jadi soal buat cowok merupakan persoalan besar buat cewek. Tapi itu nggak jadi masalah buat cewek tomboy, karena umumnya cewek tomboy nggak terlalu peduli bahkan cuek abi…

Walau Bukan Tempat Wisata Sungguhan, 5 Pecinan Ini Layak Kamu Kunjungi

Pecinan, atau chinatown, adalah permukiman yang dihuni oleh etnis Tionghoa, di manapun mereka berada. Menurut sejarah, masyarakat Tionghoa adalah komunitas diaspora yang luar biasa. Mengapa begitu? Karena mereka berani meninggalkan tanah kelahiran di dataran Tiongkok demi menemukan hidup baru ke seluruh penjuru dunia dengan jalan berdagang. Makanya jangan heran, sebab kamu bakal menemukan pecinan di kota-kota, baik Indonesia maupun di negara lainnya, bahkan Eropa hingga Amerika. Ada sesuatu yang khas yang bisa kamu dapati jika kamu berkunjung ke Pecinan, yakni arsitektur dan suasana kehidupannya yang unik. Di Indonesia ada banyak pecinan. Nah, pecinan mana saja yang layak kamu kunjungi? Simak artikel berikut ini.
1.Pecinan Semarang Di pecinan Semarang ini, kamu bisa menemukan 11 klenteng, di antaranya Klenteng Sam Poo Kong yang terkenal itu. Sam Poo Kong sudah datang ke pesisir Semarang pada abad ke 15 dan kemudian mendirikan klenteng sebagai pusat kosmos perkampungan yang terbentuk k…