Skip to main content

7 Cara Melenyapkan Kejenuhan di Antara Rutinitas yang Membelenggu

via dpaki.com

Kejenuhan memang bisa datang kapan saja dan nggak kenal waktu, entah pada saat kamu sedang sibuk-sibuknya mengejar target deadline tugas, atau di tengah-tengah rutinitas yang biasa. Rutinitas memang bisa menjadi belenggu yang tiba-tiba datang, meski jika kamu sebenarnya sangat menikmati rutinitas pekerjaanmu. Kalau kejenuhan sudah melanda, mood bekerja bisa aja hilang sama sekali, dan akhirnya kamu malah nggak bisa produktif. Berikut adalah tips-tips untuk mengusir kejenuhan supaya kamu bisa kembali pada rutinitasmu dengan mood yang lebih segar.

1.       Restart dan recharge dirimu di saat weekend
Weekend adalah saat yang tepat untuk “restart” diri kamu. Kamu bisa menghabiskan waktu untuk beristirahat total atau sekedar melakukan aktifitas ringan dan menghibur untuk mengistirahatkan hati dan pikiranmu. Jangan menyentuh apapun yang terkait dengan pekerjaan dan jangan biarkan diri kamu berpikir terlalu berat. Nikmatilah dua hari kosong ini hanya untuk kamu sendiri sebagai hadiah atas kerja kerasmu dari hari Senin hingga Jumat dengan berkumpul bersama keluarga maupun orang teristimewa-mu. Kamu juga bisa meluangkan waktu istirahatmu dengan berolahraga atau bermeditasi untuk menyegarkan dan merilekskan tubuh serta pikiranmu.
2.       Break the “rules”!
Bukan menyuruhmu melanggar hukum nih, tapi maksudnya adalah, lakukan sesuatu yang nggak biasa. Kalau biasanya kamu pulang dan pergi ke kampus maupun kantor lewat jalan protokol, kamu bisa mencoba jalan-jalan kecil perumahan sebagai jalur alternatifmu. Jika biasanya kamu makan siang dengan membawa bekal dari rumah (karena ngirit), sekali-sekali pergilah makan siang di luar dengan teman-temanmu. Jika biasanya kamu ke kantor dengan menggunakan celana, sesekali pakailah rok yang manis (khusus untuk cewek) atau dengan mengubah kebiasaan warna yang kamu pakai. Simple kan?
3.       Pergi bersama teman
Mungkin kamu jenuh karena terlalu serius bekerja. Kenapa nggak luangkan waktu untuk mengobrol dengan teman? Hubungi teman-teman akrabmu atau teman-teman lama yang udah jarang kamu temui buat ketemuan di tempat nongkrong favoritmu. Kamu juga bisa mengunjungi rumah temanmu sambil membawakan brownies kesukaannya. Selain menghilangkan penat, kamu juga membangun komunikasi dan tali silaturahmi supaya nggak putus.
4.       Menyelam lebih dalam dengan hobi
Kamu suka baca? Atau main game? Berkebun, memasak, atau mengutak-atik motor kesayanganmu? Hobby does matter. Jika kamu mulai suntuk dengan rutinitas kamu bisa beralih ke hobi yang kamu miliki untuk membuatmu merasa fresh kembali. Kamu bisa pergi ke perpustakaan jika hobimu membaca, atau mencoba resep-resep baru kalau kamu hobi masak. Bukan nggak mungkin hobi bisa dikembangkan menjadi side job. Lumayan kan untuk menambah ganjel dompetmu.
5.       Tambah wawasan dengan mengikuti kelas atau kursus singkat
Ikuti kelas-kelas gratis atau berbayar demi menambah wawasanmu dan supaya kamu bisa keluar sejenak dari rutinitas. Ada kelas menulis, kelas berkebun, kelas menari dan lain-lain, sesuai minatmu. Selain menambah wawasan, kamu bisa menambah teman untuk menunjang relasi karirmu ke depan.
6.       Go Socialize
Mungkin kamu bukan orang yang betah diam saja di rumah, atau nggak suka meluangkan waktu sendirian aja. Ayo para extrovertian! Mari bersosialisasi! Datangi komunitas-komunitas yang kamu gandrungi, atau bikin pesta kecil di rumah, kenapa enggak? Siapin cemilan-cemilan murah meriah dan minuman ringan di rumah dan undang sahabat-sahabatmu ke rumah. Seru kan? Kalau kamu termasuk tipe religius, datangi kelompok pengajian sesuai segmen umurmu. Kamu juga bisa terlibat di kegiatan amal atau bakti sosial, selain menyalurkan kebutuhanmu untuk bersosialisasi, juga sebagai momen kamu untuk beramal. Daftarkan dirimu sebagai relawan dan ikut mengajar di kampung-kampung juga dapat menyalurkan kesenanganmu terhadap bersosialisasi.
7.       Travelling
Kalau kamu merasa dirimu mendamba kebebasan dan ingin terbang bebas sejenak ke tempat-tempat baru, travelling bisa kamu masukkan ke dalam agendamu. Ambillah cuti beberapa hari dan pergilah ke manapun kamu suka. Kalau kamu mengagendakan travelling secara khusus, kamu dapat menyiasati biaya perjalanan dengan memesan tiket jauh-jauh hari atau mencari tiket promo. Kalau kamu pergi secara dadakan, bersiaplah dengan harga tiket yang lebih mahal. Segalanya tergantung pada pilihan kamu. Pergilah ke tempat-tempat yang ingin kunjungi sejak lama. Kalau kamu suka wisata urban, kamu bisa memilih pergi ke Bandung, Jogjakarta, solo, Semarang, Singapore, Kuala Lumpur dan kota menarik lainnya. Kalau kamu menyukai tantangan alam, pergilah hiking, trekking, arung jeram di mana Indonesia adalah surga bagi penggemar wisata alam yang menantang. Ada banyak pilihan, jadi kenapa enggak sisihkan tabunganmu untuk menikmati destinasi yang mendebarkan, baik solo maupun bebarengan dengan teman-temanmu.


Punya tips lain untuk menghilangkan kejenuhan? Share di kolom komentar! J

Comments

Popular posts from this blog

Yuk Pakai Batik Rame-rame. Ini Nih Alasannya!

Batik memang busana istimewa bagi orang Indonesia. Barangkali nggak teramat istimewa buat kamu karena sudah terbiasa, apalagi batik sekarang udah menjadi dresscode tersendiri baik di tempat kerja, pesta, bahkan acara kasual sekalipun. Tapi kalau kamu memakai busana batik di luar negeri, wow! Sensasinya terasa beda. Selain punya corak khas lokal yang unik, batik juga menjadi identitas bagimu sebagai orang Indonesia di dunia luar sana. Soalnya emang nggak ada yang nyamain sih. Berapa koleksi yang kamu miliki di lemari bajumu? Sepotong atau dua potong? Wah, kalau cuma segitu aja, kamu harus menambah koleksi baju batikmu nih. Soalnya banyak alasan kenapa kamu harus bangga dan demen mengenakan batik di manapun. Ini dia ulasan singkatnya.
1.Batik udah menjangkau semua kalangan masyarakat dan bukan lagi sebagai produk yang eksklusif. Dulu, pemakai kain batik benar-benar kalangan terbatas aja. Yoi, itu adalah ketika batik masih diproduksi secara tradisional, alias masih menggunakan canting. M…

Walau Bukan Tempat Wisata Sungguhan, 5 Pecinan Ini Layak Kamu Kunjungi

Pecinan, atau chinatown, adalah permukiman yang dihuni oleh etnis Tionghoa, di manapun mereka berada. Menurut sejarah, masyarakat Tionghoa adalah komunitas diaspora yang luar biasa. Mengapa begitu? Karena mereka berani meninggalkan tanah kelahiran di dataran Tiongkok demi menemukan hidup baru ke seluruh penjuru dunia dengan jalan berdagang. Makanya jangan heran, sebab kamu bakal menemukan pecinan di kota-kota, baik Indonesia maupun di negara lainnya, bahkan Eropa hingga Amerika. Ada sesuatu yang khas yang bisa kamu dapati jika kamu berkunjung ke Pecinan, yakni arsitektur dan suasana kehidupannya yang unik. Di Indonesia ada banyak pecinan. Nah, pecinan mana saja yang layak kamu kunjungi? Simak artikel berikut ini.
1.Pecinan Semarang Di pecinan Semarang ini, kamu bisa menemukan 11 klenteng, di antaranya Klenteng Sam Poo Kong yang terkenal itu. Sam Poo Kong sudah datang ke pesisir Semarang pada abad ke 15 dan kemudian mendirikan klenteng sebagai pusat kosmos perkampungan yang terbentuk k…

Buat Kamu yang Gemar Berlomba, Tips Memenangkan Kompetisi atau Sayembara

Hidup jangan habis hanya untuk dipakai kerja, belajar, main, bergaul dan sebagainya yang udah kelewat biasa-biasa aja. Sesekali menguji kemampuan diri melalui ajang kompetisi atau sayembara nggak ada salahnya kan. Ada banyak ajang kompetisi yang dibuat untuk berbagai bidang. Sebutlah film, karya tulis, desain produk, arsitektur, penataan kota, musik, dan macam-macam lagi yang bisa kamu ikuti sesuai bidang dan keahlian yang kamu miliki. Selain menambah pengalaman, ajang kompetisi juga bisa menambah portofolio karyamu lho. Apalagi kalau kamu berhasil memenangkannya, selain dapat hadiah, prestasi ini akan menjadi momen berharga dalam hidupmu. Siapa sih yang nggak bangga kalau jadi juara kompetisi tingkat nasional, atau bahkan, tingkat internasional?