Skip to main content

8 Rahasia Berbicara di Depan Umum Tanpa Perlu Merasa Grogi


Demam panggung adalah masalah yang umum diderita oleh banyak orang, dan mungkin kamu salah satunya. Kamu mungkin tipe orang yang nyaman bekerja di belakang layar, namun bukan nggak mungkin suatu saat kamu dipercaya untuk bicara di depan umum. Misalnya, presentasi tugas kuliah, memimpin rapat himpunan mahasiswa, menggantikan atasan di kantor untuk rapat dengan klien. Hmmm, buat kamu yang punya masalah demam panggung pasti bakal ngerasa grogi abis, kaki gemeteran, sakit perut, sampe jantung berlompatan nggak karu-karuan. Wah, kalau sampai kamu gagap atau belepotan ngomong di depan orang banyak, bisa gawat tuh. Malu berat rasanya kan?

Tapi nggak perlu khawatir kok, karena pengalaman gagal akibat grogi itu hal yang biasa. Orang pasti juga cepet lupa dengan penampilanmu yang kacau. Dan yang paling penting sekrang adalah menyiapkan dirimu sebaik-baiknya jika suatu waktu kamu harus tampil bicara di depan orang banyak lagi. Mau tahu rahasia bicara di depan umum tanpa merasa grogi? Simak artikel ini.

1.       Mulai sekarang kamu harus lebih perhatian dengan apa yang kamu kerjakan: kuasai materi!
Jangan lagi malas atau terlalu cuek dengan apa yang ada di depan kamu. Materi tugas atau materi presentasi mungkin teman kamu yang buat, tetapi kamu perlu tahu apa yang akan di sajikan. Hal ini bertujuan, jika ternyata ketua tim atau temanmu batal tampil presentasi, kamu siap menggantikan. Pelajari baik-baik bahan yang ada, dan bila perlu buat catatan-catatan penting yang harus menjadi titik tekan dalam presentasi nanti.

2.       Tulis apa yang mau kamu sampaikan.
Bagi yang sudah biasa tampil di depan publik sih hal ini nggak jadi masalah. Mereka sudah tahu apa yang mau disampaikan lewat komunikasi verbal, alias, sudah otomatis canggih. Tetapi buat kamu yang nggak biasa ngomong di depan umum, hal ini akan membuatmu mati gaya meskipun materi presentasi sebenarnya udah siap. Untuk mengatasi hal ini, kamu sebaiknya menulis atau mencatat kata-kata yang harus kamu keluarkan nanti. Yap, seperti membuat teks pidato. Jangan sampai kamu membaca semua kata-kata yang ada di slide power point karena bakalan bikin audiens-mu ngantuk berat. Sebaiknya siapkan kata-kata kunci dalam teks, dan usahakan nggak panjang-panjang dan menarik. Setelah selesai mencatat kata-kata yang akan kamu ucapkan, latihlah kata-kata tadi dengan intonasi dan suara yang keras.Untuk melakukan hal ini, kamu memang butuh waktu khusus. Maka dari itu, jangan terlalu mendadak atau menyiapkan bahan terlalu mepet, sehingga kamu bisa mempersiapkan lebih matang.

3.       Menyiapkan atau memperbaiki penampilan demi tampil oke.
Siapa yang masih ngomong “Don’t judge a book by its cover?”

Basi!

Cover does matter!

Apa yang dilihat pertama oleh orang adalah yang pertama kali menjadi penilaian. Mau presentasi dengan kemeja kumal yang nggak dicuci seminggu? Atau tampil dengan jins belel?

Ganti kostum kamu yang udah belel tadi dengan kostum lain yang lebih pantas. Nggak perlu yang mahal atau kinclong, yang penting bersih, nyaman, dan sesuai dengan tema acara. Meskipun kamu cuma rapat Karang Taruna di bale RW, nggak ada salahnya kamu pakai kaus yang kece dan bersih kan? Berpenampilan baik akan membuatmu merasa nyaman dan percaya diri. Juga, hargailah mata orang yang memandangmu saat tampil nanti. Kalau kamu tampil cakep, mereka juga pasti akan lebih tertarik dengan apa yang kamu bahas.

4.       Pelajari audiens supaya kamu bisa lebih antisipatif terhadap reaksi mereka ketika kamu berbicara.
Kamu mesti mengenali, siapa audiens yang hadir nanti? Apakah golongan orang tua? Anak-anak pelajar? Remaja kampung? Kaum profesional? Klien kelas atas?Mengenali audiens bertujuan agar komunikasimu nyambung dengan mereka. Pastikan istilah dan bahasa yang kamu gunakan nggak akan asing bagi audiens. Mengenali audiens juga akan membuatmu bisa memperkirakan tanggapan apa yang akan muncul nantinya, sehingga kamu nggak gelagapan dalam menjawab pertanyaan mereka.

5.       Kenali ruangan tempat kamu berbicara
Berbeda lokasi pasti berbeda cara presentasi. Kalau kamu hendak presentasi di aula kantor, kemungkinan kamu akan disediakan mimbar atau panggung. Tetapi kalau kamu cuma presentasi dengan warga kampus, mungkin kamu hanya akan berbicara di teras kampus atau ruang kelas. Tiap ruangan menuntut media yang berbeda. Apakah kamu akan menggunakan bantuan mikrofon? Apakah kamu perlu memakai proyektor. Siapkan baik-baik segala alat bantu yang diperlukan, seperti pena laser misalnya. Alat bantu yang sesuai akan membuatmu tampil lebih luwes.

6.       Cobalah mempelajari gaya berbicara dengan meniru aksen atau cara bicara orang lain.
Referensi juga penting buatmu sebagai role model bagaimana menjadi pembicara yang menarik dan menggugah perhatian penonton. Nggak masalah kan, siapa tahu kamu memang tertarik untuk memperdalam teknik presentasi. Amati gaya orang lain yang menurutmu menarik. Perhatikan intonasi suara dan gerak-geriknya saat tampil di depan publik. Setelah itu cobalah mengadaptasi gaya tersebut ketika kamu berbicara. Nikmati respon penonton dan catat reaksi yang timbul. Kamu nggak perlu malu, karena kehebatan pembicara itu juga didapat dengan banyak berlatih seperti ini.Kamu bisa mencari referensi pembicara hebat melalui youtube, film, atau acara-acara kuliah umum maupun orasi jenis lainnya. Gampang kan?

7.       Latihan di depan cermin.
Sebelum mempraktekkan segala hal di atas dalam acara presentasimu, berlatihlah dahulu di depan cermin. Ini sangat berguna untuk melatih bagaimana ekspresi wajah kamu saat berbicara, dan bagaimana postur dan gestur yang menarik saat presentasi. Sebelum kamu menatap mata penonton (yang bakal bikin kamu lemes duluan akibat nggak terbiasa), cobalah tantang matamu sendiri di depan cermin. Kamu mungkin perlu juga mencoba senyum seperti apa yang pas ketika kamu presentasi suapaya wajahmu nggak kaku kayak pahatan batu. Kalau kamu malu atau takut diusilin kakak atau adikmu di rumah, berlatihlah sendirian.

8.       Rajin olahraga.
Lha. Apa hubungannya sukses presentasi dengan olahraga? Secara nggak langsung, ada dong! Olahraga berguna untuk memperbaiki postur atau sikap tubuh yang baik. Olahraga juga bermanfaat untuk memperbaiki bentuk tubuhmu dan membuat kamu nampak lebih segar. Kamu nggak perlu membentuk tubuh hingga seksi dan sixpack seperti model iklan susu protein maupun aktor film. Tetapi cukup sampai kamu merasa fresh setiap saat, nggak lesu maupun bungkuk akibat terlalu banyak duduk di depan komputer. Meski kenyataannya kamu ini kelebihan berat badan ataupun terlalu cungkring, rajin berolah raga akan membuatmu tampak prima dan bugar. Coba aja! 
Nah, itulah tips  untuk mengatasi grogi ketika harus tampil di depan umum. Satu hal yang paling penting adalah: rajin dilakukan. Dengan rajin berlatih, bukan nggak mungkin kamu jadi pembicara yang andal atau motivator sukses! Selamat mencoba.

Comments

Popular posts from this blog

Yuk Pakai Batik Rame-rame. Ini Nih Alasannya!

Batik memang busana istimewa bagi orang Indonesia. Barangkali nggak teramat istimewa buat kamu karena sudah terbiasa, apalagi batik sekarang udah menjadi dresscode tersendiri baik di tempat kerja, pesta, bahkan acara kasual sekalipun. Tapi kalau kamu memakai busana batik di luar negeri, wow! Sensasinya terasa beda. Selain punya corak khas lokal yang unik, batik juga menjadi identitas bagimu sebagai orang Indonesia di dunia luar sana. Soalnya emang nggak ada yang nyamain sih. Berapa koleksi yang kamu miliki di lemari bajumu? Sepotong atau dua potong? Wah, kalau cuma segitu aja, kamu harus menambah koleksi baju batikmu nih. Soalnya banyak alasan kenapa kamu harus bangga dan demen mengenakan batik di manapun. Ini dia ulasan singkatnya.
1.Batik udah menjangkau semua kalangan masyarakat dan bukan lagi sebagai produk yang eksklusif. Dulu, pemakai kain batik benar-benar kalangan terbatas aja. Yoi, itu adalah ketika batik masih diproduksi secara tradisional, alias masih menggunakan canting. M…

Walau Bukan Tempat Wisata Sungguhan, 5 Pecinan Ini Layak Kamu Kunjungi

Pecinan, atau chinatown, adalah permukiman yang dihuni oleh etnis Tionghoa, di manapun mereka berada. Menurut sejarah, masyarakat Tionghoa adalah komunitas diaspora yang luar biasa. Mengapa begitu? Karena mereka berani meninggalkan tanah kelahiran di dataran Tiongkok demi menemukan hidup baru ke seluruh penjuru dunia dengan jalan berdagang. Makanya jangan heran, sebab kamu bakal menemukan pecinan di kota-kota, baik Indonesia maupun di negara lainnya, bahkan Eropa hingga Amerika. Ada sesuatu yang khas yang bisa kamu dapati jika kamu berkunjung ke Pecinan, yakni arsitektur dan suasana kehidupannya yang unik. Di Indonesia ada banyak pecinan. Nah, pecinan mana saja yang layak kamu kunjungi? Simak artikel berikut ini.
1.Pecinan Semarang Di pecinan Semarang ini, kamu bisa menemukan 11 klenteng, di antaranya Klenteng Sam Poo Kong yang terkenal itu. Sam Poo Kong sudah datang ke pesisir Semarang pada abad ke 15 dan kemudian mendirikan klenteng sebagai pusat kosmos perkampungan yang terbentuk k…

Buat Kamu yang Gemar Berlomba, Tips Memenangkan Kompetisi atau Sayembara

Hidup jangan habis hanya untuk dipakai kerja, belajar, main, bergaul dan sebagainya yang udah kelewat biasa-biasa aja. Sesekali menguji kemampuan diri melalui ajang kompetisi atau sayembara nggak ada salahnya kan. Ada banyak ajang kompetisi yang dibuat untuk berbagai bidang. Sebutlah film, karya tulis, desain produk, arsitektur, penataan kota, musik, dan macam-macam lagi yang bisa kamu ikuti sesuai bidang dan keahlian yang kamu miliki. Selain menambah pengalaman, ajang kompetisi juga bisa menambah portofolio karyamu lho. Apalagi kalau kamu berhasil memenangkannya, selain dapat hadiah, prestasi ini akan menjadi momen berharga dalam hidupmu. Siapa sih yang nggak bangga kalau jadi juara kompetisi tingkat nasional, atau bahkan, tingkat internasional?