Skip to main content

Berhentilah Berdebat Soal Gender dan Simaklah Cerita Tentang Perempuan-perempuan Hebat Ini


Gender adalah topik yang nggak ada habisnya, apalagi jika terkait dengan perempuan. Perempuan sama dengan laki-laki, punya keinginan, punya cita-cita. Dan akses pendidikan serta kesadaran untuk memiliki kehidupan yang layak, membuat perempuan kini turut berperan di berbagai kancah bersama dengan kaum pria. Namun apa daya, persoalan kodrat dan peran dalam keluarga membuat perempuan kerap menghadapi konflik yang nggak berkesudahan. Cita-cita mesti berdamai dengan kenyataan, bahwa ada keluarga yang harus dirawat dan diurus. Banyak perempuan yang mesti berkompromi antara impiannya dengan tuntutan peran dalam keluarga. Banyak pula pertentangan yang muncul di masyarakat. Mau jadi ibu rumah tangga penuh, nanti sayang kepintarannya nggak terpakai. Mau jadi wanita karir nanti dibilang menyalahi kodrat, gimana dengan anak dan suami nantinya? Siapa yang mengurus? Belum lagi sejumlah pandangan yang menyatakan bahwa perempuan ya sebaiknya di rumah saja, mengabdi kepada keluarga, dan nggak pantas menjadi pemimpin, karena sejatinya pemimpin adalah pria yang memang sudah kodratnya.

Tulisan ini nggak akan ngebahas mengenai perdebatan soal gender ya. Kali ini kita cuma mau ngebahas, apapun perdebatan yang ada, sebagai cewek kamu nggak perlu galau soal karir, rejeki, jodoh, sampai masalah peran keperempuanan setelah kamu bersuami. Iya, karena perempuan-perempuan ini sudah membuktikannya, dengan apapun yang mereka miliki, mereka mampu menjadi luar biasa, tanpa meninggalkan peran dan kodratnya sebagai wanita. Daripada berdebat nggak karuan, gimana kalau kita intip aja?

1.       Anggun C. Sasmi
Siapa sih yang nggak kenal penyanyi eksotis yang asli Indonesia ini? Cantik, berbakat, dan populer yang dimiliki oleh Anggun nggak turun dari langit lho. Kerja keraslah yang membuat ia berhasil sampai seperti ini. Karir musiknya sendiri sudah diawali sejak umur 7 tahun. Keyakinan akan menuai kesuksesan membuat Anggun rela meninggalkan tanah air untuk merantau ke Eropa demi mengawali karir musik di bawah label Perancis. Usahanya nggak sia-sia dong. Dengan debut internasionalnya La Neige au Sahara atau Snow on The Sahara, nama Anggun melejit dalam dunia musik internasional. Anggun yang udah berstatus kewarganegaraan Prancis masih tetap ingin memperkenalkan Indonesia dengan cara yang progresif melalui lagu dan musik. Nasionalisme memang nggak kenal teritori dan status ya.
Namun kehidupan pribadi Anggun nggak semudah yang kita kira meskipun kehidupan selebritisnya sangat luar biasa. Ia mengalami dua kali kegagalan pernikahan sebelum akhirnya menemukan seorang pria bernama Cyril Montana yang kemudian menikahinya dan memberinya seorang putri. Anggun adalah contoh perpaduan bakat, ambisi dan integritas yang berhasil, membuat kita semua bangga sebagai orang Indonesia.

2.       Anne Avantie
Anne Avantie adalah fashion designer yang berhasil mengubah pakaian tradisional kebaya menjadi fashion yang modern. Sebelum menjadi designer ternama, Anne memulai kiprahnya sebagai penjahit kebaya di rumah dengan bermodalkan 2 mesin jahit saja. Dia sendiri sudah memulai kecintaannya terhadap tata busana sejak masa sekolah dengan menjahitkan baju untuk pementasan acara sekolah. Kini Anne Avantie meluaskan kiprahnya dengan memberikan pelatihan pada penjahit lokal dan membuka toko khusus yang menjadi etalase karya mereka. Selain itu beliau juga aktif di gerakan sosial dan mendirikan yayasan Wisma Kasih Bunda yang khusus membantu anak-anak penyandang hydrocepalus. Menjadi terkenal nggak membuat Anne lupa dengan mereka yang membutuhkan. Cobalah kamu bercermin, duit gaji ada yang disisihkan untuk amal nggak?

3.       Yenny Wahid
Perempuan berkiprah di politik mematahkan mitos tentang kecenderungan wanita sebagai makhluk emosional. Politik itu keras girls, namun buktinya banyak perempuan  yang sudah terjun ke kancah ini dan berhasil pula. Contohnya adalah Yenny Wahid ini. Dibesarkan oleh ayahnya yang merupakan tokoh intelektual agama dan negarawan, K. H. Abdurrahman Wahid, menjadikan Yenny kental dengan pemikiran-pemikiran ideologi dan politik. Yenny awalnya berprofesi sebagai jurnalis, ketika ayahnya menjabat Presiden RI yang ke-4, Yenny berhenti menjadi wartawan dan tergabung dalam staf khusus kepresidenan. Yenny juga merupakan jebolan Harvard dengan beasiswa Mason. Setelah Ayahnya wafat, ia terjun ke kancah politik dan mendirikan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) serta menjabat sebagai direktur di Wahid Institute.

4.       Dian Sastrowardoyo
Siapa pula nggak kenal “Cinta” yang multi bakat ini? Dian Sastrowardoyo bukan hanya aktris dan model yang berbakat, tetapi juga pekerja keras dan selalu mau belajar. Dian sadar bahwa wajah yang cantik aja nggak akan cukup untuk kesuksesan, meskipun hanya dengan modal itu saja dia sudah bisa meraih segalanya. Dian nggak tanggung-tanggung belajar filsafat di Fakultas Ilmu dan Budaya Universitas Indonesia demi mendalami seni peran. Dan setelah menikah serta memiliki dua orang anak, Dian masih ngotot mengambil kuliah di S2 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Setelah mendapat gelar masternya, Dian masih juga berambisi ingin sekolah lagi, bahkan nggak keberatan mengambil jurusan yang sama sekali belum pernah ia pelajari. Hebat ya? Dian juga aktif di kegiatan sosial lho, ia memiliki yayasan sendiri yang dinamakan Dian Sastrowardoyo. Ya dong, cantik, pintar dan kaya akan karya masih belum lengkap jika nggak pernah memberi kemanfaatan terhadap banyak orang.

5.       Sri Mulyani
Perempuan yang awalnya terkenal sebagai pakar ekonomi ini pernah dua kali menjabat sebagai menteri keuangan pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Apa daya karena konflik politik dalam negeri membuatnya memilih untuk mengabdi pada profesinya di luar negeri. Sri Mulyani kini menjabat Managing Director di World Bank terhitung sejak 10 Mei 2010. Sri Mulyani adalah wanita dan orang Indonesia pertama yang mampu menduduki jabatan di World Bank. Kini ia nggak cuma bertanggung jawab pada masalah ekonomi dalam negeri, tetapi juga ekonomi dunia.

6.       Mira Lesmana
Istri dari aktor senior Mathias Muchus ini adalah salah satu orang yang berhasil menghidupkan perfilman Indonesia yang sempat lesu pada era 90-an dengan kemunculan Petualangan Sherina (2000) dan Ada Apa Dengan Cinta (2001). Hingga kini Mira Lesmana ini masih aktif memproduseri film-film berkualitas dengan film yang terakhir yaitu Sokola Rimba (2013). Bahkan, gosipnya doi mau merilis Ada Apa Dengan Cinta 2 lho. Kita tunggu aja kemunculan filmnya ya.

7.       Tri Rismaharini
Sejak Ibu Risma menjabat menjadi walikota Surabaya pada tahun 2010, Surabaya berubah menjadi kota metropolis yang cantik dengan dihidupkannya kembali taman-taman kota dan dibenahinya trotoar yang ada di jalan-jalan protokol kota. Nggak hanya itu, Ibu Risma juga banyak melakukan perbaikan infrastruktur, menerapkan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat hingga yang terakhir keberanian beliau menutut lokalisasi prostitusi Dolly. Risma Triharini menyabet berbagai penghargaan internasional dan menjadikan Surabaya sebagai kota yang nggak malu-malu lagi unjuk gigi di kancah dunia. Prestasi beliau sebagai pemimpin masyarakat nggak dibangun dengan mudah lho. Beliau harus rela turun tangan langsung ke lokasi-lokasi bermasalah, nggak malu bersentuhan dengan warga, dan sabar ketika dihujat oleh lawan-lawan politiknya. Ibu Risma juga mematahkan anggapan tentang kodrat bahwa perempuan nggak bisa menjadi pemimpin. Meski tantangan dan ujian sangat berat, pemimpin alami akan muncul dan mendapat dukungan yang tulus dari rakyat yang dipimpinnya tanpa peduli apakah dia pria atau wanita.

8.       Agnes Monica
Cewek ini patut kita kagumi karena kerja kerasnya yang nggak habis-habis. AgMo udah berkecimpung dalam dunia tarik suara sejak ia kecil. Nggak hanya menyanyi, AgMo juga melejit melalui seni akting di sinetron serta membintangi berbagai iklan. Pernikahan Dini adalah sinetron yang berhasil mengangkat namanya dan merubah imejnya sebagai artis cilik menuju artis remaja dan dewasa. Kerja keras AgMo nggak hanya soal pekerjaan juga lho. Ia mesti mati-matian belajar tari, dan supaya penampilannya selalu prima di atas panggung, ia rela berdiet keras yaitu pola makan tinggi protein dan melakukan workout, pilates, serta yoga secara rutin. Hasilnya kelihatan kan sekarang? Nggak hanya bertalenta dalam musik, AgMo juga punya bodi yang berotot dan lincah di panggung. Dan ambisinya untuk go international telah dibuktikannya dengan merilis single bersama Timbaland serta menyabet penghargaan MTV Iggy. AgMo punya kuping yang sangat tebal, karena meski cibiran dan nyinyiran datang bertubi-tubi dari berbagai arah, ia tetap cuek aja dan tetap berkarya.

9.       Susi Pudjiastuti
Menteri kelautan perikanan yang diangkat pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo ini hanya tamat pendidikan SMP lho. Nggak hanya itu, beliau juga mengalami kegagalan pernikahan sebanyak 2 kali sebelum akhirnya bersama dengan suami yang sekarang, Christian Von Strowberg yang berkewarganaan Jerman. Kegagalan rumah tangga nggak membuat beliau galau kelamaan dong, buktinya selain sukses berbisnis ikan, beliau dipercaya untuk memperbaiki kualitas perikanan yang ada di Indonesia. Mentri yang nyentrik dan sempet bikin geger karena merokok di depan wartawan dikenal sangat tegas dalam mengambil keputusan. Beliau membuktikan, nggak peduli kekagagalan apa yang kau alami, apa latar belakangmu dan bagaimana orang meremehkanmu, jika kamu bisa membuktikan kualitasmu, kamu akan menjadi yang terbaik. Jadi masih ada alasan galau karena cinta nih?

10.   Mari Elka Pangestu
Menjabat sebagai menteri selama dua periode pemerintahan pada masa kepemimpinan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono serta tokoh dalam WTO menjadikannya perempuan berkelas. Mari adalah warga negara keturunan Tionghoa pertama yang menjabat menteri, dan dibawah tangannya banyak rintisan ekonomi kreatif Indonesia dimulai. Jebolan P.Hd. dari Universitas California ini juga menyabet berbagai penghargaan internasional lho. Kini setelah nggak menjabat sebagai menteri lagi, Mari kembali ke rutinitasnya sebagai Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.


Nah, jadi nggak relevan juga kan perdedebatan soal gender ini. Nggak peduli cowok atau cewek, semuanya punya kans untuk menjadi sosok inspiratif. Pilihan karir apapun tentunya punya ruang untuk ini, termasuk ibu rumah tangga lho. Ibu rumah tangga yang sepenuhnya mengabdikan hidup untuk keluarga akan menjadi ibu teladan yang dikenang bagi anak-anaknya. Kamu pun tentunya ingin membagi kisah hidup yang baik kepada anak-anakmu dengan profesi apapun yang kamu jalani saat ini dan nanti bukan?

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Road to Pregnancy: Program Inseminasi Buatan

Sebelumnya saya sudah menulis pengalaman program hamil ke dokter kandungan (dr. Rudi Harsono, SPOG), dan belum berhasil. Setelah mencari informasi lebih dalam, akhirnya saya dan suami memutuskan pergi ke Dr. Hendy Hendarto, SPOG, (K) Fer. Beliau adalah salah satu dokter kandungan ahli fertilitas yang juga praktik di Klinik Fertilitas Graha Amerta Surabaya. Ketika kami konsultasi, kami menceritakan semua riwayat pemeriksaan yang telah kami lakukan, termasuk riwayat masalah infeksi di dekat mulut rahim yang terjadi pada saya dan terapi obat yang dilakukan dokter kandungan sebelumnya.

10 Hal Serunya Jadi Cewek Tomboy

Hai readers, tahukah kamu kalau nggak semua cewek itu sama? Yup, cewek selalu identik dengan dandanan yang feminim, unyu dan imut, sikap yang malu-malu, kemayu, centil dan sebagainya. Apalagi trend girlband lagi nge-hits banget sekarang ini dengan gaya cewek-ceweknya yang unyu dan manis, sudah pasti orang-orang, terutama kaum cowok, akan menilai cewek dengan standar tersebut. Tetapi buat kamu cewek-cewek yang nggak punya style unyu dan manis a la cewek-cewek girlband, nggak usah keburu sedih dulu girls. Jadi cewek tomboy juga nggak ada ruginya kok, malah banyak keuntungannya. Coba deh simak tulisan di bawah ini.
1.Lebih bebas Banyak cowok bilang, cewek itu ribet banget. Butuh banyak waktu buat dandan, matching in warna baju dengan make-up, mesti jaga penampilan dan kebersihan, dan sebagainya. Hal-hal kecil yang nggak jadi soal buat cowok merupakan persoalan besar buat cewek. Tapi itu nggak jadi masalah buat cewek tomboy, karena umumnya cewek tomboy nggak terlalu peduli bahkan cuek abi…

Walau Bukan Tempat Wisata Sungguhan, 5 Pecinan Ini Layak Kamu Kunjungi

Pecinan, atau chinatown, adalah permukiman yang dihuni oleh etnis Tionghoa, di manapun mereka berada. Menurut sejarah, masyarakat Tionghoa adalah komunitas diaspora yang luar biasa. Mengapa begitu? Karena mereka berani meninggalkan tanah kelahiran di dataran Tiongkok demi menemukan hidup baru ke seluruh penjuru dunia dengan jalan berdagang. Makanya jangan heran, sebab kamu bakal menemukan pecinan di kota-kota, baik Indonesia maupun di negara lainnya, bahkan Eropa hingga Amerika. Ada sesuatu yang khas yang bisa kamu dapati jika kamu berkunjung ke Pecinan, yakni arsitektur dan suasana kehidupannya yang unik. Di Indonesia ada banyak pecinan. Nah, pecinan mana saja yang layak kamu kunjungi? Simak artikel berikut ini.
1.Pecinan Semarang Di pecinan Semarang ini, kamu bisa menemukan 11 klenteng, di antaranya Klenteng Sam Poo Kong yang terkenal itu. Sam Poo Kong sudah datang ke pesisir Semarang pada abad ke 15 dan kemudian mendirikan klenteng sebagai pusat kosmos perkampungan yang terbentuk k…