Skip to main content

Break The Rules: Cara Berpikir yang Nggak Lazim Mungkin Justru Bisa Mengantarmu Menuju Kesuksesan

Via Darrylsambatcreation.devianart.com


Mindset kebanyakan orang untuk menjadi sukses adalah bekerja sekeras mungkin, berpikir strategis dan berorientasi pada tujuan. Kedengarannya bagus sih. Tapi apa iya pola-pola itu menjamin masa depanmu semanis seperti kata-kata motivator?

Boleh setuju, boleh enggak, tetapi akui ajalah, mereka yang sudah sampai duluan ke puncak adalah mereka yang punya pemikiran nggak lazim. Makanya, mungkin kamu harus mencoba cara berpikir yang lain daripada yang lain supaya punya jalan suksesmu sendiri. Kenapa mesti takut? Hidup ini milikmu, kamu boleh berupaya apa saja sesuai dengan caramu sendiri kan? Berikut artikel dari saya yang mungkin bisa menginfeksimu untuk berpikir beda, demi menjadi sosok yang berbeda pula.

1.       Lupakan kata-kata motivator
Hidup ini nggak semulus tol Cipularang jam 2 dini hari. Dan juga nggak semudah kata-kata motivator. Bukannya memprovokasimu untuk mencaci motivator yang banyaknya naik daun beberapa tahun terakhir, tetapi pola hidup ini emang nggak gampang ditebak. Jadi lupakan memikirkan kata-kata mereka yang mengajarimu tentang langkah A, B, C yang harus kamu lakukan demi kesuksesan.
Kata-kata motivasi yang indah itu cuma dibutuhkan oleh orang-orang yang nggak tahu mau dibawa ke mana hidupnya. Karena nggak punya orientasi jelas, orang-orang ini gampang banget galau. Semacam butuh puk-puk setiap hari. Motivasi terbaik itu datang dari diri sendiri, bukan dari siapa-siapa. Jadi jangan manja.


2.       Be a freak!
Jangan jadi biasa-biasa aja, kalau perlu nyeleneh sekalian. Apa yang diikuti oleh banyak orang belum tentu benar dan baik untuk kamu ikuti. Jangan ragu bekerja 12 jam sehari di tengah-tengah mereka yang bekerja 8 jam sehari. Jangan takut dicemooh karena idemu nggak biasa. Jangan takut mengaplikasikan ide ke dalam bangunan usahamu di antara orang-orang-orang pintar yang berlomba menjadi pegawai.  Jangan takut menjadi berbeda. Jangan takut kelihatan bodoh. Hidup ini bisa berjalan dengan adanya keragaman. Don’t be just normal, because normal doesn’t really exist.

3.       Jadi orang malas aja, nggak usah rajin-rajin amat
Orang malas kok bisa sukses. Nanti dulu. Justru orang yang malas akan selalu menemukan cara termudah dan terpraktis supaya pekerjaannya cepat selesai. Kalau pekerjaan cepat selesai, tentu kamu bisa beralih ke pekerjaan lainnya. Make it simplier. Justru mereka yang rajin gampang terjebak pada satu cara tetapi berputar-putar. Apa faedahnya?
Work smarter, not harder. Tetapi kalau kamu mau work smarter dan harder, boleh aja sih. Itu soal pilihan kok.

4.       Lupakan target, lebih baik mengalir saja
Siapa sih yang menetapkan target kalau bukan diri kamu sendiri? Makanya nggak ada jaminan bahwa target tersebut memang sesuai dengan keadaan, bisa aja terlalu tinggi atau terlalu rendah. Makanya jangan terlalu terpaku pada tujuan. Bebaskan pikiranmu. Justru dengan berjalan mengalir saja apa adanya, kamu bakal berkesempatan menangkap sesuatu yang lain dan belajar hal baru. Yang penting kamu tahu apa yang kamu mau dan yakin dengan apa yang kamu jalani. Just do it. Seiring dengan jauhnya perjalananmu kamu bakal punya banyak “harta karun” yang dapat menjadi bekal perjalananmu selanjutnya, dan siapa tahu kamu bisa jauh melampaui target dan tujuan yang sempat kamu gembar-gemborkan sebelumnya.

5.       Membuat rencana hidup? So last decade! Rencana hanya akan menjadi pembatas dan penghalang. Maka singkirkan kamus “rencana” dari hidupmu.
Rencana ibarat peta perjalanan untuk mencapai tempat yang hendak kamu tuju. Tetapi sayangnya, hidup ini nggak bisa dibaca seperti kita membaca peta Google Map. Silahkan kecewa dan mendebat, tetapi kenyataannya memang begitu kok. Pola-pola hidup itu rumit dan susah ditebak. Adanya, kamu bisa menebak jalan-jalan yang tepat setelah kamu melaluinya. Selainnya, kamu hanya bisa memprediksi, dan prediksi bisa salah bisa benar.
via creativethinker21.blogspot.com


Hidup punya banyak keos di sana-sini, bersiaplah mengalami tanjakan, turunan, lereng yang curam, persimpangan, dan lain sebagainya. Ada banyak kemungkinan dan peluang. Semuanya menantang untuk dicoba. Terpaku pada rencana yang kaku akan menghalangimu untuk antisipatif dan kreatif dalam berupaya. Kalau kamu ingin luwes dalam bertindak, tetapkan apa yang kamu mau, dan singkirkan rencana. Serta bersiaplah menghadapi kejutan-kejutan tak terduga ketika kamu membuka kungkungan hidupmu dari belenggu rencana yang kaku.

6.       Gengsi cuma berlaku untuk para penakut
Mau sukses kaya raya atau mau sukses menang nobel perdamaian? Betapapun hebatnya cita-citamu, semua dimulai dengan langkah terkecil. Nggak ada cara lain. Makanya lupakan rasa gengsi untuk mengawali perjalanan hidupmu sebagai “orang terendah dan gagal” sekalipun. Bob Sadino pernah menjadi kuli dan supir sebelum menjadi pengusaha paling sukses di Indonesia. Ashton Kutcher pernah menjadi petugas kebersihan di pusat perbelanjaan sebelum menjadi aktor. J.K Rowling pernah menjadi sekretaris dan dipecat sebelum menjadi penulis best seller. Semua orang sukses pernah mengalami menjadi orang-orang yang dianggap remeh dan kecil, sebelum akhirnya mencambuk mereka untuk menjadi lebih baik lagi. Gengsi itu hanya untuk mereka yang takut mencoba dan takut dicap jelek. Lupakan kata orang mengenai diri kamu yang sekarang. Perjalananmu masih panjang, bung, masih banyak yang bisa kamu buktikan.
via health.harvard.edu


7.       Mengakrabi kegagalan itu biasa aja kok, malah bagus kalau kamu pernah gagal
Gagal itu wajar, biasa banget. Makanya nggak usah berlebihan galaunya. Santai saja. Karena hidup itu nggak linier, maka gagal dan rugi adalah keniscayaan. Justru kegagalan bisa membuatmu terpacu untuk mencari cara lain. Dibikin jadi penasaran aja daripada banyak bersedih. Selalu ada banyak kemungkinan, selalu ada cara. Yang penting, selama hayat masih dikandung badan, jangan pernah berhenti mencoba.


8.       Nggak usah main hitung-hitungan. Nggak perlu.
Mengambil prinsipnya Oom Bob Sadino, orang pintar terlau banyak menghitung-hitung, akhirnya malah nggak jalan sama sekali. Sementara itu, orang-orang bodoh nggak tau caranya berhitung, ya langsung jalan aja. Akhirnya mana yang paling duluan berhasil? Terlalu banyak mengukur dan menghitung akan membuatmu paranoid sendiri dengan keputusanmu, padahal hasil perhitungan bisa benar dan juga bisa salah. Nggak ada sesuatu yang bebas resiko. Lebih baik gagal dan salah daripada nggak pernah mencoba sama sekali kan?

Via nervemedia.org.uk

9.       Kuliah itu bisa aja cuma sampah dan nggak akan menjamin kamu sukses.
Ini nggak bermaksud meremehkan nilai pentingnya pendidikan tinggi. Pendidikan tinggi tentu penting. Tetapi apa yang diajarkan di perguruan tinggi juga bisa menjadi belenggu pemikiranmu. Makanya jangan asal ikut aja. Berpikirlah kritis apa yang diajarkan dibangku kuliah. Toh kamu udah gede, jangan mau disuapi terus. Berusahalah untuk memiliki daya cipta, bukan hanya sekedar meraih IPK tinggi. Mau jadi pegawai atau pengusaha, keduanya sama-sama membutuhkan kreatifitas dan daya cipta. Jangan cuma belajar teori, karena itu akan membuatmu sekedar tahu saja. Beranilah menjalani, karena pengalaman akan membuatmu merasakan. Mengalami adalah jalan terbaik, dan itu hanya ada di kehidupan nyata.

10.   Orang lain itu nggak penting. Yang penting diri kamu sendiri
Berhenti membandingkan dirimu dengan orang lain. Setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda-beda, berangkat dari keadaan yang berbeda. Makanya, membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain adalah kesia-siaan. Jadikan orang lain sebagai sumber inspirasi, tetapi jangan pernah meng-copy-paste orang lain. Don’t live in someone else’s dream! Fokuslah apa yang ingin kamu tuju. Yang lain tidak penting lagi.


Banyak hal yang harus kita coba dalam hidup ini, maka jangan terpaku pada satu cara berpikir saja. Nggak ada cara pandang yang benar-benar baku, dan jangan pernah menjadi fanatik terhadap satu hal saja, jika nggak nanti kamu menyesal selamanya. Cobalah cara pandang baru yang berbeda dengan sebelumnya, dan rasakan hidup yang sebenarnya. Jika kamu punya cara berpikir nyeleneh yang pernah kamu temukan selama perjalanan hidupmu, infeksikan melalui kolom komentar.

Comments

Popular posts from this blog

Road to Pregnancy: Program Inseminasi Buatan

Sebelumnya saya sudah menulis pengalaman program hamil ke dokter kandungan (dr. Rudi Harsono, SPOG), dan belum berhasil. Setelah mencari informasi lebih dalam, akhirnya saya dan suami memutuskan pergi ke Dr. Hendy Hendarto, SPOG, (K) Fer. Beliau adalah salah satu dokter kandungan ahli fertilitas yang juga praktik di Klinik Fertilitas Graha Amerta Surabaya. Ketika kami konsultasi, kami menceritakan semua riwayat pemeriksaan yang telah kami lakukan, termasuk riwayat masalah infeksi di dekat mulut rahim yang terjadi pada saya dan terapi obat yang dilakukan dokter kandungan sebelumnya.

10 Hal Serunya Jadi Cewek Tomboy

Hai readers, tahukah kamu kalau nggak semua cewek itu sama? Yup, cewek selalu identik dengan dandanan yang feminim, unyu dan imut, sikap yang malu-malu, kemayu, centil dan sebagainya. Apalagi trend girlband lagi nge-hits banget sekarang ini dengan gaya cewek-ceweknya yang unyu dan manis, sudah pasti orang-orang, terutama kaum cowok, akan menilai cewek dengan standar tersebut. Tetapi buat kamu cewek-cewek yang nggak punya style unyu dan manis a la cewek-cewek girlband, nggak usah keburu sedih dulu girls. Jadi cewek tomboy juga nggak ada ruginya kok, malah banyak keuntungannya. Coba deh simak tulisan di bawah ini.
1.Lebih bebas Banyak cowok bilang, cewek itu ribet banget. Butuh banyak waktu buat dandan, matching in warna baju dengan make-up, mesti jaga penampilan dan kebersihan, dan sebagainya. Hal-hal kecil yang nggak jadi soal buat cowok merupakan persoalan besar buat cewek. Tapi itu nggak jadi masalah buat cewek tomboy, karena umumnya cewek tomboy nggak terlalu peduli bahkan cuek abi…

Walau Bukan Tempat Wisata Sungguhan, 5 Pecinan Ini Layak Kamu Kunjungi

Pecinan, atau chinatown, adalah permukiman yang dihuni oleh etnis Tionghoa, di manapun mereka berada. Menurut sejarah, masyarakat Tionghoa adalah komunitas diaspora yang luar biasa. Mengapa begitu? Karena mereka berani meninggalkan tanah kelahiran di dataran Tiongkok demi menemukan hidup baru ke seluruh penjuru dunia dengan jalan berdagang. Makanya jangan heran, sebab kamu bakal menemukan pecinan di kota-kota, baik Indonesia maupun di negara lainnya, bahkan Eropa hingga Amerika. Ada sesuatu yang khas yang bisa kamu dapati jika kamu berkunjung ke Pecinan, yakni arsitektur dan suasana kehidupannya yang unik. Di Indonesia ada banyak pecinan. Nah, pecinan mana saja yang layak kamu kunjungi? Simak artikel berikut ini.
1.Pecinan Semarang Di pecinan Semarang ini, kamu bisa menemukan 11 klenteng, di antaranya Klenteng Sam Poo Kong yang terkenal itu. Sam Poo Kong sudah datang ke pesisir Semarang pada abad ke 15 dan kemudian mendirikan klenteng sebagai pusat kosmos perkampungan yang terbentuk k…