Skip to main content

Cara-cara yang Bisa Membuat Kamu Makin Pintar


Orang bilang, waktu terbaik untuk belajar adalah ketika usia masih muda atau anak-anak. Alasannya adalah, pada usia inilah manusia mengalami tumbuh kembang sehingga pelajaran yang ada mudah diserap. Padahal otak manusia itu punya kemampuan adaptasi yang nggak dibatasi usia lho. Kepintaran bisa jadi dipengaruhi oleh faktor bawaan, namun faktor pembiasaan punya peranan yang nggak kalah pentingnya. Beruntunglah mereka yang sudah punya kebiasaan bagus sejak kecil untuk terus belajar dari lingkungan sekitar oleh orang tuanya. Namun membiasakan diri untuk belajar tentunya bisa dimulai kapan saja, jika kamu sebelumnya nggak pernah membiasakan diri dengan cara-cara berikut.

1.       Banyak membaca
Buku adalah jendela dunia. Klise memang, tetapi ini adalah cara terbaik untuk mengasah otak dan menambah wawasanmu. Dengan banyak membaca, kamu dapat berlatih memahami kenyataan melalui sudut pandang berbeda, yaitu sudut pandang penulis. Jangan ragu memilih buku apapun untuk dibaca, entah itu buku fiksi maupun non-fiksi. Semuanya adalah jendela bagimu untuk mendapat khazanah baru.

2.       Selalu ikuti perkembangan berita terkini
Akseslah informasi berita paling kini melalui koran, televisi maupun media online lainnya. Simaklah berita dari berbagai sumber, misalnya cobalah menonton berita dari saluran televisi asing, misalnya CNN, Bloomberg, BBC, dan sebagainya. Setiap berita yang disiarkan melalui stasiun yang berbeda-beda memiliki sudut pandang sendiri. Selain mendapat informasi terkini, kamu juga berlatih untuk memahami jurnalistik melalui kebiasaan ini.

3.       Menulislah apa saja.
Meski kamu nggak punya cita-cita menjadi penulis, cara ini layak kamu lakukan untuk mengasah otakmu dari segi kemampuan berbahasa. Tulislah apa saja yang kamu suka. Sebut saja buku harian, blog, catatan kecil mengenai apa yang terjadi di sekitarmu. Atau kamu bisa membuat cerpen melalui kejadian yang kamu jumpai di suatu tempat. Kamu juga boleh saja sekedar mencatat ide-ide kecil yang mendadak terlintas di kepalamu. Konon, cara ini efektif jika kamu ingin melatih kreativitas. Tangkaplah ide itu dengan tulisan pendek di buku catatanmu sebelum kamu mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih besar dan bernilai.

4.       Belajar bahasa asing
Kemampuan bahasa asing nggak hanya berguna jika kamu hendak bersekolah atau bekerja di luar negeri. Mempelajari bahasa asing juga berguna untuk melatih otakmu agar tetap adaptif dengan sesuatu yang baru. Ambilah kursus bahasa Mandarin, Jerman atau Jepang. Nggak ada salahnya baru memulai sekarang. Kamu akan merasakan manfaatnya kelak ketika kamu sudah berusia lanjut, yaitu: nggak gampang jadi pikun.

5.       Belajar musik
Jika kamu sebelumnya telah berkesempatan belajar musik, maka beruntunglah kamu. Buatmu yang belum pernah belajar musik namun memiliki hasrat untuk melakukannya, kenapa nggak memulai dari sekarang? Bermain musik dapat melatih koordinasi badan, saraf sensorik dan motorik serta melatih daya ingat. Selain itu bermain musik juga dapat meningkatkan kemampuan berbahasa. Untuk kamu yang baru saja berniat untuk belajar musik di usia pertengahan 20-an, ini saat yang tepat buat kamu. Nggak ada kata terlambat kok.

6.       Bukannya sok tau atau sok pintar, berlatih mengembangkan opini akan melatih daya berpikir kritismu.
Nggak masalah kan jika kamu punya pandangan pribadi yang berbeda dengan pendapat orang kebanyakan. Kembangkan opini pribadimu setiap kamu membaca berita di koran yang sedang hangat saat ini. Buatlah pemikiran tandingan dengan argumen-argumen jitu. Jika kamu punya energi lebih, tuliskan opinimu dan kirimkan ke media cetak. Selain bertambah pintar, kamu juga bisa dapat honor yang lumayan lho.

7.       Jangan kolot, pemikiran dan pandangan bisa berubah kapan saja.
Jangan tutup pikiranmu atas pandangan-pandangan baru dan jangan terpaku dengan pemikiran lama. Pemikiran kamu nggak selalu benar, maka bersikaplah terbuka dengan cara banyak menambah wawasan atau berdiskusi. Jika kamu bosan membaca buku atau koran, cobalah menonton video seperti TED di Youtube yang akan menambah wawasanmu.

8.       Rajin-rajinlah kepo
Curiosity could kill a cat! Salurkan rasa ingin tahumu terhadap hal-hal positif. Contohnya, ikutlah kegiatan suatu komunitas, memfollow akun yang banyak memberi informasi positif dan inspiratif (contohnya ya Jebret ini hehehe....). temukan minat baru mengenai apa saja, dan carilah tentang minat barumu hingga rasa ingin tahumu terpuaskan.
9.       Ikuti kursus, seminar, hingga workshop
Sekarang banyak kursus online baik yang gratis maupun berbayar. Kamu bisa menemukan jenis kursus apa saja, seperti menulis, bahasa, dan sebagainya. Kamu juga bisa mendatangi seminar-seminar yang diadakan lembaga atau komunitas tertentu. Selain menambah ilmu, juga bisa menambah teman tentunya.

10.   Punya ide maupun pemikiran jangan disimpan sendiri
Biasakan untuk berbagi pikiran dengan orang-orang terdekat. Kamu bahkan bisa mencari lingkaran yang sesuai dengan minatmu. Temukan pula orang-orang yang lebih pintar atau telah jauh berpengalaman daripada kamu. Dengan banyak berbagi kepada orang-orang yang tepat, pemikiranmu dapat berkembang lebih luas atau lebih matang.

11.   Lakukan permainan untuk menstimulasi otakmu
Kamu gandrung rubik, sudoku, teka-teki silang atau sekedar teka-teki gambar? Hobi ini bermanfaat untuk melatih otakmu agar lebih kreatif dan logis lagi.

12.   Tinggalkan zona nyaman
Jangan lagi melakukan hal yang sama hanya karena alasan kamu menyukai hal tersebut. Beranikan dirimu untuk menerima tantangan dengan melakukan hal yang sama sekali berbeda dengan apa yang biasa kamu lakukan. Dengan demikian kamu akan punya pengalaman baru yang nggak terlupakan.

13.   Travelling
Nggak perlu pergi jauh untuk menemukan tempat baru yang unik. Kamu bisa aja mengunjungi tempat yang belum pernah kamu datangi sebelumnya di kotamu, misalnya pelabuhan atau kebun sayur. Di sana kamu bisa mengamati berbagai hal yang menarik. Aktifitas pekerja di kebun, melihat bapak-bapak menyemai benih, dan sebagainya. Di tempat itu kamu juga sekalian bisa mengobrol dengan mereka. Dengarkan kisah hidup mereka dan hal-hal yang remeh temeh mereka lakukan setiap hari. Dijamin sudut pandangmu akan bertambah dengan melakukan hal ini.

14.   Hobi bukan hanya untuk bersenang-senang
Hobi yang kamu punyai sebaiknya jangan dijadikan sebagai sekedar pengisi waktu luang saja. Tekunilah hobi yang kamu punyai setiap hari. Jika kamu suka melukis, buatlah lukisan setiap hari. Bacalah buku-buku yang belum pernah kamu baca. Luangkan waktu beberapa jam untuk menulis secara teratur. Hobi yang dikembangkan dengan baik bisa menjadi profesi sampingan lho. Misalnya aja sekarang kamu bekerja di tempat yang kurang sesuai dengan passionmu, maka hobi bisa menjadi tempat yang tepat untuk melampiaskan hasrat yang nggak tersalurkan di tempat kerja. Sudah banyak lho yang membuktikan.

15.   Sekolah lagi yuk
Kamu muda, pintar dan suka belajar? Sekolah lagi aja. Nggak ada yang rugi dari belajar. Bagi beberapa orang, sekolah hingga tingkat master atau doktor, terdengar terlalu ambisius. Alasannya mungkin karena karir yang dijalani sekarang nggak membutuhkan pendidikan tinggi lebih lanjut. Alasan lain mungkin karena faktor biaya, semua
juga tahu kalau sekolah S2 dan S3 itu mihil bingits. Tetapi keraguan tentang 2 hal tersebut bisa dengan mudah dipatahkan lho. Mengenai biaya, sekarang banyak program beasiswa yang bisa kamu jajaki. Pandai-pandailah mengatur strategi agar permohonan beasiswa kamu diterima. Ikuti seminar atau pameran pendidikan yang ada di kotamu, atau kamu bisa juga bergabung dengan grup beasiswa di media sosial. Dengan terlibat dalam lingkaran yang tepat, kamu dengan mudah menemukan cara untuk meraih beasiswa impian.
Mengenai kaitan sekolah dengan karir yang kamu jalani saat ini, yah, semua orang tentu sepakat bahwa pendidikan yang baik akan membuat karirmu semakin melejit. Pilihlah bidang studi yang kamu minati sekaligus yang berguna bagi karirmu di masa mendatang. Jangan ragu untuk belajar lintas disiplin ilmu. Kamu yang anak arsitek boleh saja mengambil studi master di bidang bisnis dan manajemen. Kamu yang tadinya anak sastra tentu nggak salah jika ingin melanjutkan studi perfilman. Dian Sastro, si aktris berbakat Indonesia contohnya. Doi aktris yang belajar ilmu filsafat dan mengambil magister manajemen Universitas Indonesia sebagai pendidikan masternya. Setelah lulus dengan predikat cum laude, Dian masih saja berkeinginan mengambil sekolah lagi, bahkan dengan kelimuan yang berbeda. Nah, kenapa kamu nggak coba pede dan berani seperti Dian? Nggak ada yang nggak mungkin lho.

Comments

Popular posts from this blog

10 Hal Serunya Jadi Cewek Tomboy

Hai readers, tahukah kamu kalau nggak semua cewek itu sama? Yup, cewek selalu identik dengan dandanan yang feminim, unyu dan imut, sikap yang malu-malu, kemayu, centil dan sebagainya. Apalagi trend girlband lagi nge-hits banget sekarang ini dengan gaya cewek-ceweknya yang unyu dan manis, sudah pasti orang-orang, terutama kaum cowok, akan menilai cewek dengan standar tersebut. Tetapi buat kamu cewek-cewek yang nggak punya style unyu dan manis a la cewek-cewek girlband, nggak usah keburu sedih dulu girls. Jadi cewek tomboy juga nggak ada ruginya kok, malah banyak keuntungannya. Coba deh simak tulisan di bawah ini.
1.Lebih bebas Banyak cowok bilang, cewek itu ribet banget. Butuh banyak waktu buat dandan, matching in warna baju dengan make-up, mesti jaga penampilan dan kebersihan, dan sebagainya. Hal-hal kecil yang nggak jadi soal buat cowok merupakan persoalan besar buat cewek. Tapi itu nggak jadi masalah buat cewek tomboy, karena umumnya cewek tomboy nggak terlalu peduli bahkan cuek abi…

Buat Kamu yang Gemar Berlomba, Tips Memenangkan Kompetisi atau Sayembara

Hidup jangan habis hanya untuk dipakai kerja, belajar, main, bergaul dan sebagainya yang udah kelewat biasa-biasa aja. Sesekali menguji kemampuan diri melalui ajang kompetisi atau sayembara nggak ada salahnya kan. Ada banyak ajang kompetisi yang dibuat untuk berbagai bidang. Sebutlah film, karya tulis, desain produk, arsitektur, penataan kota, musik, dan macam-macam lagi yang bisa kamu ikuti sesuai bidang dan keahlian yang kamu miliki. Selain menambah pengalaman, ajang kompetisi juga bisa menambah portofolio karyamu lho. Apalagi kalau kamu berhasil memenangkannya, selain dapat hadiah, prestasi ini akan menjadi momen berharga dalam hidupmu. Siapa sih yang nggak bangga kalau jadi juara kompetisi tingkat nasional, atau bahkan, tingkat internasional?

Walau Bukan Tempat Wisata Sungguhan, 5 Pecinan Ini Layak Kamu Kunjungi

Pecinan, atau chinatown, adalah permukiman yang dihuni oleh etnis Tionghoa, di manapun mereka berada. Menurut sejarah, masyarakat Tionghoa adalah komunitas diaspora yang luar biasa. Mengapa begitu? Karena mereka berani meninggalkan tanah kelahiran di dataran Tiongkok demi menemukan hidup baru ke seluruh penjuru dunia dengan jalan berdagang. Makanya jangan heran, sebab kamu bakal menemukan pecinan di kota-kota, baik Indonesia maupun di negara lainnya, bahkan Eropa hingga Amerika. Ada sesuatu yang khas yang bisa kamu dapati jika kamu berkunjung ke Pecinan, yakni arsitektur dan suasana kehidupannya yang unik. Di Indonesia ada banyak pecinan. Nah, pecinan mana saja yang layak kamu kunjungi? Simak artikel berikut ini.
1.Pecinan Semarang Di pecinan Semarang ini, kamu bisa menemukan 11 klenteng, di antaranya Klenteng Sam Poo Kong yang terkenal itu. Sam Poo Kong sudah datang ke pesisir Semarang pada abad ke 15 dan kemudian mendirikan klenteng sebagai pusat kosmos perkampungan yang terbentuk k…