Skip to main content

Ingin Menjadi Pemimpin Berkelas? Milikilah 12 Sifat Ini

Via make-me-susccessfull.com

Menjadi pegawai biasa saja rasanya susah sekali dengan tanggung jawab ini itu di tempat kita bekerja. Apalagi menjadi pemimpin yang memiliki tanggung jawab berlipat-lipat? Tetapi jika memang kita mampu, mengapa nggak untuk berusaha menjadi lebih baik dari sekedar menjadi bawahan. Semua orang bisa menjadi pemimpin jika mau berusaha.
Menjadi pemimpin adalah perjalanan. Dan benar, dengan berlipatnya tanggung jawab, menjadi pemimpin bukan hanya soal kepintaran dan keahlian dalam menuntaskan pekerjaan. Pemimpin harus mampu memandu timnya menuju keberhasilan. Dan pemimpin berkelas akan menginspirasi serta mencetak pemimpin berikutnya. Apa saja sifat yang dimiliki oleh seorang pemimpin berkelas? Simaklah tulisan berikut ini.

1.       Tangguh dan berani
Pemimpin adalah panutan bagi kelompoknya, maka sudah seharusnya pemimpin bersikap berani. Berani mengambil tindakan beserta menghadapi resikonya. Ketangguhan seorang pemimpin dalam situasi sulit akan menjaga motivasi bawahan untuk tetap stabil, sehingga mereka tidak menjadi pesimis dengan persoalan yang ada. Sikap melebihi kata-kata. Keberanian yang ditunjukkan dengan sikap, akan mendorong bawahan lebih percaya diri daripada kata-kata motivasi paling hebat sekalipun.
2.       Berkomunikasi secara efektif
Komunikasi adalah kunci dalam kepemimpinan. Dari komunikasi yang baik akan tumbuh hubungan yang baik pula antara pemimpin dengan bawahannya. Komunikasi yang baik akan membuat kerja semakin efektif dengan tersampaikannya informasi antara sesama anggota tim. Komunikasi yang baik pulalah yang akan menghidupkan suasana kerja yang nyaman bagi semua orang.
3.       Murah hati
Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mau berbagi. Ia akan meyakinkan setiap orang bahwa mereka berhak untuk maju dengan cara mereka sendiri dengan jalan yang diberikan olehnya. Pemimpin yang baik juga dapat mengetahui batas di mana kinerja bawahannya telah cukup, kurang atau sudah berlebihan. Maka, bukannya memeras energi bawahan, pemimpin yang baik akan memberi batasan yang sesuai pada jam kerja bawahan beserta kompensasi yang layak pula.
4.       Rendah hati dan tidak mementingkan diri sendiri
Pemimpin yang baik tidak akan bersikap bossy, menyuruh anggotanya bekerja sementara dia enak-enak duduk menikmati. Jika diperlukan, pemimpin akan ikut turun ke lapangan dan membantu bawahannya atau menyelesaikan masalah bersama.
Via linkedin.com

5.       Sadar diri
Self-awareness, atau kesadaran atas diri sendiri, adalah kemampuan seseorang untuk mengatur dan mengarahkan dirinya bagaimana bersikap dan mengambil tindakan. Pemimpin bekerja dengan mengatur orang lain, maka sebelum itu ia harus mampu mengatur dirinya sendiri.
6.       Memperlakukan orang lain lebih baik daripada bagaimana ia ingin diperlakukan
Hal ini disebut golden rule, yaitu jika kita ingin diperlakukan dengan baik, maka bersikaplah baik terhadap orang lain. Untuk pemimpin, wajib baginya untuk bersikap lebih baik dari bagaimana ia ingin diperlakukan. Golden rule +1. Jika ia ingin dihormati, maka hormatilah orang lain lebih banyak. Jika ia ingin dianggap penting, maka ia harus menganggap orang lain lebih penting dari dirinya. Hal ini tentunya berlaku pula untuk bagaimana bersikap terhadap bawahan.
7.       Mempunyai passion
Passion ibarat cinta dalam sebuah hubungan. Jika seorang pemimpin tidak memiliki passion terhadap pekerjaannya, maka bagaimana ia bisa membangun antusiasme dalam tim? Coba bayangkan jika kamu menjalin hubungan dengan seseorang yang nggak kamu sayangi, pasti menderita kan? Sama halnya dengan pemimpin yang tidak memiliki passion dalam bekerja, maka dia nggak akan merasa bahagia. Ujung-ujungnya dia akan sering menebar emosi negatif kepada lingkungannya akibat ketidakbahagiaannya itu.
8.       Mampu menularkan hal positif kepada orang lain
Pemimpin yang baik mampu menginspirasi orang-orang di sekitarnya. Dengan visi yang jelas, ia akan mudah mengarahkan orang-orang lain, serta mempengaruhi mereka untuk memiliki visi masing-masing. Memiliki visi hidup adalah hal paling penting bagi seseorang. It’s a huge thing. Karena dengan memiliki visi, seseorang akan memiliki keyakinan dalam apa yang dikerjakan olehnya.
9.       Otentik
Menjadi otentik artinya menjadi diri sendiri, jujur, dan bersikap sesuai apa yang diucapkan. Kejujuran seorang pemimpin dalam bersikap menjadikannya dihormati oleh bawahan. Hal ini karena orang lebih percaya pada sikap yang terlihat daripada kata-kata yang diucapkan.
10.   Tidak menjaga jarak dengan orang lain, termasuk bawahan
Seringkali bawahan sungkan atau malu dalam mengungkapkan ide mereka, dan jika mereka bingung mereka ragu untuk bertanya. Karenanya, seorang pemimpin harus menimimalkan jarak antara mereka dengan bawahan. Dengan demikian bawahan dapat menyampaikan keluhan, pertanyaan atau masukan dengan leluasa kepada atasannya.
11.   Tidak malu atas kesalahan yang dibuatnya sendiri
Jangan pernah menyalahkan bawahan atas kesalahan sendiri. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya rasa hormat bawahan kepada pemimpin. Pemimpin juga manusia, maka wajar jika ia berbuat kesalahan. Sebaiknya akui saja kesalahan tersebut apa adanya, minta maaf dan bertindak taktis untuk memperbaiki keadaan. Dengan demikian orang akan lebih melihat tindakan antisipatif tersebut sebagai sesuatu yang patut dihargai, ketimbang kesalahan yang ditutup-tutupi.
12.   Berorientasi jelas
Seperti laiknya nakhoda pada bahtera, pemimpin harus mampu mengarahkan tim nya untuk satu tujuan yang jelas. Ia harus tahu kemana dirinya akan pergi dan ke mana orang harus mengikuti. Orang umumnya merasa nyaman jika menyadari bahwa diri mereka berada dalam sesuatu yang penting dan besar, dan pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu memberi perasaan nyaman tersebut.


Tidak ada manusia yang sempurna. Dan menjadi pemimpin adalah sebuah perjalanan. Kita mungkin nggak bisa menjadi hebat dalam waktu sesaat, maka ini adalah suatu proses yang panjang dan bertahap. Berlatihlah untuk memiliki sikap pemimpin berkelas dengan melakukan 1 atau 2 hal di atas. Seiring dengan berjalannya waktu, maka bukan mustahil bagi kamu untuk menjadi pemimpin berkelas sungguhan yang dapat diandalkan.

Comments

Popular posts from this blog

Yuk Pakai Batik Rame-rame. Ini Nih Alasannya!

Batik memang busana istimewa bagi orang Indonesia. Barangkali nggak teramat istimewa buat kamu karena sudah terbiasa, apalagi batik sekarang udah menjadi dresscode tersendiri baik di tempat kerja, pesta, bahkan acara kasual sekalipun. Tapi kalau kamu memakai busana batik di luar negeri, wow! Sensasinya terasa beda. Selain punya corak khas lokal yang unik, batik juga menjadi identitas bagimu sebagai orang Indonesia di dunia luar sana. Soalnya emang nggak ada yang nyamain sih. Berapa koleksi yang kamu miliki di lemari bajumu? Sepotong atau dua potong? Wah, kalau cuma segitu aja, kamu harus menambah koleksi baju batikmu nih. Soalnya banyak alasan kenapa kamu harus bangga dan demen mengenakan batik di manapun. Ini dia ulasan singkatnya.
1.Batik udah menjangkau semua kalangan masyarakat dan bukan lagi sebagai produk yang eksklusif. Dulu, pemakai kain batik benar-benar kalangan terbatas aja. Yoi, itu adalah ketika batik masih diproduksi secara tradisional, alias masih menggunakan canting. M…

Walau Bukan Tempat Wisata Sungguhan, 5 Pecinan Ini Layak Kamu Kunjungi

Pecinan, atau chinatown, adalah permukiman yang dihuni oleh etnis Tionghoa, di manapun mereka berada. Menurut sejarah, masyarakat Tionghoa adalah komunitas diaspora yang luar biasa. Mengapa begitu? Karena mereka berani meninggalkan tanah kelahiran di dataran Tiongkok demi menemukan hidup baru ke seluruh penjuru dunia dengan jalan berdagang. Makanya jangan heran, sebab kamu bakal menemukan pecinan di kota-kota, baik Indonesia maupun di negara lainnya, bahkan Eropa hingga Amerika. Ada sesuatu yang khas yang bisa kamu dapati jika kamu berkunjung ke Pecinan, yakni arsitektur dan suasana kehidupannya yang unik. Di Indonesia ada banyak pecinan. Nah, pecinan mana saja yang layak kamu kunjungi? Simak artikel berikut ini.
1.Pecinan Semarang Di pecinan Semarang ini, kamu bisa menemukan 11 klenteng, di antaranya Klenteng Sam Poo Kong yang terkenal itu. Sam Poo Kong sudah datang ke pesisir Semarang pada abad ke 15 dan kemudian mendirikan klenteng sebagai pusat kosmos perkampungan yang terbentuk k…

Buat Kamu yang Gemar Berlomba, Tips Memenangkan Kompetisi atau Sayembara

Hidup jangan habis hanya untuk dipakai kerja, belajar, main, bergaul dan sebagainya yang udah kelewat biasa-biasa aja. Sesekali menguji kemampuan diri melalui ajang kompetisi atau sayembara nggak ada salahnya kan. Ada banyak ajang kompetisi yang dibuat untuk berbagai bidang. Sebutlah film, karya tulis, desain produk, arsitektur, penataan kota, musik, dan macam-macam lagi yang bisa kamu ikuti sesuai bidang dan keahlian yang kamu miliki. Selain menambah pengalaman, ajang kompetisi juga bisa menambah portofolio karyamu lho. Apalagi kalau kamu berhasil memenangkannya, selain dapat hadiah, prestasi ini akan menjadi momen berharga dalam hidupmu. Siapa sih yang nggak bangga kalau jadi juara kompetisi tingkat nasional, atau bahkan, tingkat internasional?