Skip to main content

10 Tips Bagi si Jam Karet agar Nggak Melulu Ngeselin



Paling ngeselin emang kalo mesti berhadapan dengan jam karet. Janjian jam 10 datang jam 11, ngomongnya on the way ke tempat janjian taunya masih on the way ke kamar mandi. Padahal kamu juga ada agenda lain penting yang nggak bisa dikalahin. Penelitian menunjukkan bahwa tipe orang yang suka telat adalah mereka yang memiliki setelan waktu 1 menit sama dengan 77 detik, sementara orang yang rajin dan tepat waktu memiliki setelan waktu 1 menit sama dengan 58 detik. Orang-orang yang suka telat ini umumnya adalah mereka yang cenderung bersikap kasual, sehingga mereka longgar dalam disiplin waktu. Kebiasaan ini tentunya merugikan bagi orang lain yang telah terbiasa untuk tepat waktu, karena orang-orang ini telah berupaya sekeras mungkin untuk memenuhi janji. Jelas bete banget kan kalau ada orang yang begitu santainya melanggar waktu yang udah ditentukan bersama?

Nah, buat kamu-kamu yang punya kebiasaan jam karet alias suka telat, 10 langkah berikut ini bisa kamu terapkan untuk mengatasi kebiasaan ini. Hitung-hitung untuk menghargai teman-teman atau rekan kerja kamu yang sudah berusaha datang atau memenuhi janji tepat pada waktunya.

1.       Setel jam kamu lebih cepat.
Kalau kamu punya kebiasaan jam karet, pasanglah waktu di jam milikmu lebih cepat 15 atau 20 menit. Cara ini lebih efektif untuk membuatmu siap lebih awal atau tepat pada waktunya.

2.       Tingkatkan kesadaranmu atas kesadaran atau prediksi waktu
Cobalah mengira-ngira dengan seksama, berapa waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskan suatu pekerjaan. Hal ini penting bagimu dalam membuat estimasi atau perencanaan jadwal kerja. Kalau kamu nggak awas soal ini, bisa jadi manajemen waktumu akan kedodoran karena salah memperkirakan. Bisa aja waktu pekerjaanmu ternyata memakan waktu lebih lama dari yang kamu perkirakan.

3.       Buat waktu tambahan
Buatlah waktu tambahan dalam rencana pekerjaan yang harus kamu tuntaskan kira-kira 15 menit lebih banyak. Waktu tambahan ini untuk mengantisipasi jika ternyata pekerjaanmu mengalami kendala mendadak yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menuntaskannya.

4.       Lupakan fungsi snooze pada alarm digitalmu
Jangan pernah sentuh tombol snooze, dan patuhi setelan alarm yang sudah kamu lakukan sebelumnya.

5.       Gunakan alarm untuk segala kesempatan
Supaya kamu terbiasa untuk disiplin dan aware soal waktu, biasakan untuk menggunakan alarm saat kamu berdandan, menyiapkan bekal, atau apapun yang sekiranya membutuhkan waktu tertentu. Memang kedengaran strict, namun ini demi membiasakan kamu agar lebih sadar terhadap waktu yang terpakai untuk kegiatan-kegiatan kecil namun sering.

6.       Gunakan timer jika kamu mengecek e-mail dan media sosialmu
Hal-hal rutin dan kecil saat bekerja seringkali menghabiskan banyak waktu tanpa kamu sadari. Untuk mengantisipasi hal ini, gunakan timer agar waktumu tidak banyak terbuang sia-sia.

7.       Maksimalkan pagi hari
Pagi hari adalah waktu terbaik untuk mempersiapkan segalanya. Gunakan kesempatan di pagi harimu untuk menyiapkan bekal ke kantor, menyiapkan pakaian terbaik, mengecek e-mail pribadi, mengantar anak dan sebagainya. Persiapan pagi hari yang prima akan membuat hari-harimu berjalan lebih optimal.

8.       Ingatlah pengalaman buruk akibat suka menunda-nunda atau telat waktu
Berusahalah untuk selalu mengingat pengalaman buruk akibat kamu telat hadir pada suatu perjanjian. Proyek melayang begitu saja, kacaunya agenda rapat, klien yang marah, rekanan yang bete, dan diomelin pacar gara-gara kamu telat saat kalian janjian nge-date. Camkanlah bahwa kebiasaan telat hanya membawa kerugian, selain agenda berantakan, kepercayaan orang lain juga akan berkurang terhadapmu.

9.       Hadiahi diri sendiri jika kamu berhasil konsisten
Nikmati spa di akhir pekan, membeli pakaian baru yang kece, atau bersantai sambil membaca buku baru, adalah cara sederhana untuk menghadiahi diri sendiri. Memberi diri sendiri hadiah yang menyenangkan adalah setimpal dengan perjuangan keras yang udah kamu lakukan demi mengubah kebiasaan buruk ini.

10.   Berani katakan tidak
Teman lama mendadak mengunjungi kotamu dan ngajak ketemuan? Teman-teman kamu yang biasa nongkrong bareng ngajakin nonton film seru di akhir pekan? Beranilah katakan tidak, jika kamu ternyata punya pekerjaan penting yang nggak bisa kamu tunda. Katakan dengan tegas dan minta maaflah jika kamu ternyata sedang dirundung rentetan deadline di beberapa minggu ini. Kalau mereka teman-teman baikmu, mereka pasti mau mengerti.


Itulah 10 hal yang patut kamu coba demi menjadi lebih disiplin soal waktu. Waktu adalah aset, jika terlanjur tersia-sia, waktu nggak akan pernah bisa kembali.

Comments

Popular posts from this blog

Yuk Pakai Batik Rame-rame. Ini Nih Alasannya!

Batik memang busana istimewa bagi orang Indonesia. Barangkali nggak teramat istimewa buat kamu karena sudah terbiasa, apalagi batik sekarang udah menjadi dresscode tersendiri baik di tempat kerja, pesta, bahkan acara kasual sekalipun. Tapi kalau kamu memakai busana batik di luar negeri, wow! Sensasinya terasa beda. Selain punya corak khas lokal yang unik, batik juga menjadi identitas bagimu sebagai orang Indonesia di dunia luar sana. Soalnya emang nggak ada yang nyamain sih. Berapa koleksi yang kamu miliki di lemari bajumu? Sepotong atau dua potong? Wah, kalau cuma segitu aja, kamu harus menambah koleksi baju batikmu nih. Soalnya banyak alasan kenapa kamu harus bangga dan demen mengenakan batik di manapun. Ini dia ulasan singkatnya.
1.Batik udah menjangkau semua kalangan masyarakat dan bukan lagi sebagai produk yang eksklusif. Dulu, pemakai kain batik benar-benar kalangan terbatas aja. Yoi, itu adalah ketika batik masih diproduksi secara tradisional, alias masih menggunakan canting. M…

Walau Bukan Tempat Wisata Sungguhan, 5 Pecinan Ini Layak Kamu Kunjungi

Pecinan, atau chinatown, adalah permukiman yang dihuni oleh etnis Tionghoa, di manapun mereka berada. Menurut sejarah, masyarakat Tionghoa adalah komunitas diaspora yang luar biasa. Mengapa begitu? Karena mereka berani meninggalkan tanah kelahiran di dataran Tiongkok demi menemukan hidup baru ke seluruh penjuru dunia dengan jalan berdagang. Makanya jangan heran, sebab kamu bakal menemukan pecinan di kota-kota, baik Indonesia maupun di negara lainnya, bahkan Eropa hingga Amerika. Ada sesuatu yang khas yang bisa kamu dapati jika kamu berkunjung ke Pecinan, yakni arsitektur dan suasana kehidupannya yang unik. Di Indonesia ada banyak pecinan. Nah, pecinan mana saja yang layak kamu kunjungi? Simak artikel berikut ini.
1.Pecinan Semarang Di pecinan Semarang ini, kamu bisa menemukan 11 klenteng, di antaranya Klenteng Sam Poo Kong yang terkenal itu. Sam Poo Kong sudah datang ke pesisir Semarang pada abad ke 15 dan kemudian mendirikan klenteng sebagai pusat kosmos perkampungan yang terbentuk k…

Buat Kamu yang Gemar Berlomba, Tips Memenangkan Kompetisi atau Sayembara

Hidup jangan habis hanya untuk dipakai kerja, belajar, main, bergaul dan sebagainya yang udah kelewat biasa-biasa aja. Sesekali menguji kemampuan diri melalui ajang kompetisi atau sayembara nggak ada salahnya kan. Ada banyak ajang kompetisi yang dibuat untuk berbagai bidang. Sebutlah film, karya tulis, desain produk, arsitektur, penataan kota, musik, dan macam-macam lagi yang bisa kamu ikuti sesuai bidang dan keahlian yang kamu miliki. Selain menambah pengalaman, ajang kompetisi juga bisa menambah portofolio karyamu lho. Apalagi kalau kamu berhasil memenangkannya, selain dapat hadiah, prestasi ini akan menjadi momen berharga dalam hidupmu. Siapa sih yang nggak bangga kalau jadi juara kompetisi tingkat nasional, atau bahkan, tingkat internasional?