Skip to main content

Nikmati Serunya Solo Travelling yang Bakal Bikin Kamu Menjadi Baru



Travelling sendirian? Di mana asyiknya? Bepergian tanpa ada teman mengobrol dan kalau kesasar nggak ada yang bantuin. Takut bosan dan takut nyasar adalah dua alasan yang mungkin terlintas dalam kepalamu untuk melakukan perjalanan seorang diri. Iya sih, rasanya kayak ngenes gimana gitu, traveling tapi nggak ada yang bisa diajak ngomong. Eh tapi tunggu dulu. Bepergian seorang diri punya keasyikan yang berbeda lho. Kamu bakal mengalami hal yang lain daripada yang lain kalau kamu berani melakukannya. Yah minimal sekali seumur hidup deh. Mau tau apa asyiknya bepergian seorang diri? 

1.       Mau ke mana aja dan ngapain aja bebasssss!
Kalau kamu pergi bareng teman-temanmu, barangkali kalian akan menyusun rencana atau itenerary untuk menghabiskan waktu bersama kalian selama berlibur. Dalam hal ini, kamu harus merelakan kesenangan pribadi demi kesenangan bersama. Barangkali kamu nggak akan sempat mengunjungi lokasi yang kamu incar karena teman-temanmu udah punya agenda yang berbeda, kamu terpaksa ngikut kan? Kalau kamu pergi sendiri, kamu nggak perlu lagi kompromi sama siapa-siapa. Kamu bisa memutuskan tujuan travellingmu, pergi ke tempat-tempat yang kamu mau dan menghabiskan waktu sepuasnya di sana. Asyik kan?

2.       Kamu bakal jadi lebih mandiri
Iyalah, pergi travelling seorang diri menjadikan kamu harus mempersiapkan segala sesuatu sendirian. Kalau kesasar juga harus kamu tanggung sendiri. Nah, untuk mengantisipasi masalah-masalah ini, kamu bisa membawa peta, GPS, buku petunjuk wisata, sampai bertanya ke penduduk setempat. Kamu juga dituntut untuk tetap awas dengan tiket, rute dan penginapan, sampai ke masalah keamanan. Kenyamanan, keamanan dan keselamatan kamu berada di tangan kamu seorang, nggak bakal ada orang lain lagi. Sepulangnya dari travelling nanti, kamu bakal jadi individu yang berbeda deh.

3.       Kamu bakal menjadi orang yang lebih adaptif
Jika kamu pergi dengan teman-temanmu, kamu mungkin akan banyak bergantung dengan mereka, dan kalau kesepian kamu bisa ngobrol sama mereka. Tetapi jika kamu bepergian seorang diri, kamu dituntut untuk bisa menyesuaikan diri dengan segala keadaan yang terjadi disekelilingmu. Orang-orang yang ada di kota yang kamu kunjungi, teman baru selama perjalanan, penerbangan yang delay berjam-jam atau perjalanan perdanamu dengan menggunakan kapal laut. Semuanya seru untuk dinikmati, dan kalau ada yang nggak enak menurutmu, kamu harus mengatasinya dengan menahan diri. Keadaan ini akan menjadikan kamu sebagai sosok yang adaptif dan berkompromi dengan keadaan. Barangkali juga akan membuatmu menjadi orang yang lebih sabar.
4.       Uji nyali nggak perlu dilakukan di tempat angker, dengan solo travelling pun juga
Dengan bepergian seorang diri, kamu akan dihadapkan dengan keadaan di mana kamu berada di luar zona nyaman. Iya, kamu harus berani dong. Minimal berani untuk berkomunikasi dengan orang asing yang kamu jumpai selama perjalanan dan di tempat tujuan. Mungkin selama ini kamu minder sama orang asing, atau nggak nyaman dengan orang yang baru di kenal. Kamu mungkin selama ini takut dengan hal-hal baru atau tempat-tempat asing. Kamu takut menghadapi keadaan yang mungkin kamu nggak sanggup mengantisipasi. Misalnya kecopetan, bentrok sama warga lokal, atau bertemu binatang buas saat mengeksplorasi alam. Nah, dengan melakukan perjalanan seorang diri, kamu bisa melatih keberanianmu dalam menghadapi hal-hal yang nggak terduga. Dan kemudian kamu akan menyadari bahwa kejutan nggak selamanya menakutkan. Bisa jadi malah mendebarkan dan menggairahkan.

5.       Menemukan teman baru dari belahan bumi lain
Pergi sendirian justru memperbesar kesempatanmu untuk bertemu dengan teman-teman baru. Terutama penduduk lokal yang terpaksa harus kamu percaya ketika kamu membutuhkan bantuan mereka dalam mencari tempat menginap, tempat makan, atau menolongku ketika tersasar. Mungkin saja kamu adalah orang yang susah percaya dengan manusia dan agak-agak antisosial. Mungkin kamu punya trauma dengan hubungan karena kejadian di masa lalu. Dengan membiarkan dirimu lebur dalam pertemuan dengan orang-orang baru, kamu akan mengerti bahwa masih banyak orang baik di muka bumi ini. Bukankah menemukan sahabat baru adalah hal yang menyenangkan? Suatu saat kamu bisa kembali menemuinya di tempat yang sama, atau menjalin pertemanan sampai akhir hayat? Siapa yang akan tahu?

6.       Menemukan diri sendiri
Perjalanan seorang diri akan menuntunmu pada penemuan atas diri sendiri yang mungkin nggak kamu sadari sepenuhnya. Makanya, itulah banyak orang yang kesengsem dengan traveling, karena bepergian jauh berarti mencari cermin atas diri sendiri. Cermin yang mungkin nggak bisa kamu temukan pada kehidupan sehari-hari. Ketika kamu tiba di reruntuhan kuil Angkor Wat, mungkin kamu akan mengerti makna kekosongan dan kesunyian. Melalui tingginya tebing dan pemandangan biru hijau yang membentang, mungkin kamu akan mengingat dirimu sebagai makhluk yang kecil dan kebesaran Tuhan. Mengatasi lelahnya perjalanan seorang diri dan keindahan tempat tujuanmu akan membuat kamu menemukan penyelesaian atas diri sendiri. Bingung? Makanya cobain!

7.       Setumpuk pengalaman dan pelajaran
Di tempat yang berbeda kamu akan menemukan pengalaman baru dengan suasana yang baru pula. Kamu akan mengamati betapa cueknya manusia-manusia di Singapura ketika mereka berada di dalam kereta MRT. Kamu pun akan menemukan tertutupnya masyarakat pedalaman Maluku. Dan kamu mungkin akan terkejut-kejut betapa masyarakat asli Batak yang berbicara keras tetapi sesungguhnya baik hati. Semua tempat dan orang yang kamu miliki merupakan rangkaian pengalaman yang bisa memberimu pelajaran penting. Kalau kamu mau repot. Tulislah pengalamanmu ke dalam bentuk jurnal perjalanan atau blog. Barangkali kamu bisa membagi pengalaman ini dengan menjadi travel writer.

8.       Kamu akan menjadi lebih peduli terhadap hal-hal terkecil di sekelilingmu
Karena travelling seorang diri menuntutmu untuk selalu awas selama perjalanan, maka kamu akan menjadi lebih peka terhadap hal kecil sekalipun. Kebiasaan ini pula yang akan menjadikan kamu sebagai pribadi yang lebih baik lagi, karena kepedulian akan berujung pada tindakan altruistik.


Itulah hal-hal positif yang bisa kamu dapatkan melalui solo traveling. Jika perjalanan diniatkan untuk kebaikan, maka kebaikan pula yang akan kamu peroleh. Selamat mencoba ya, selamat berpetualang!

Comments

Popular posts from this blog

Yuk Pakai Batik Rame-rame. Ini Nih Alasannya!

Batik memang busana istimewa bagi orang Indonesia. Barangkali nggak teramat istimewa buat kamu karena sudah terbiasa, apalagi batik sekarang udah menjadi dresscode tersendiri baik di tempat kerja, pesta, bahkan acara kasual sekalipun. Tapi kalau kamu memakai busana batik di luar negeri, wow! Sensasinya terasa beda. Selain punya corak khas lokal yang unik, batik juga menjadi identitas bagimu sebagai orang Indonesia di dunia luar sana. Soalnya emang nggak ada yang nyamain sih. Berapa koleksi yang kamu miliki di lemari bajumu? Sepotong atau dua potong? Wah, kalau cuma segitu aja, kamu harus menambah koleksi baju batikmu nih. Soalnya banyak alasan kenapa kamu harus bangga dan demen mengenakan batik di manapun. Ini dia ulasan singkatnya.
1.Batik udah menjangkau semua kalangan masyarakat dan bukan lagi sebagai produk yang eksklusif. Dulu, pemakai kain batik benar-benar kalangan terbatas aja. Yoi, itu adalah ketika batik masih diproduksi secara tradisional, alias masih menggunakan canting. M…

Walau Bukan Tempat Wisata Sungguhan, 5 Pecinan Ini Layak Kamu Kunjungi

Pecinan, atau chinatown, adalah permukiman yang dihuni oleh etnis Tionghoa, di manapun mereka berada. Menurut sejarah, masyarakat Tionghoa adalah komunitas diaspora yang luar biasa. Mengapa begitu? Karena mereka berani meninggalkan tanah kelahiran di dataran Tiongkok demi menemukan hidup baru ke seluruh penjuru dunia dengan jalan berdagang. Makanya jangan heran, sebab kamu bakal menemukan pecinan di kota-kota, baik Indonesia maupun di negara lainnya, bahkan Eropa hingga Amerika. Ada sesuatu yang khas yang bisa kamu dapati jika kamu berkunjung ke Pecinan, yakni arsitektur dan suasana kehidupannya yang unik. Di Indonesia ada banyak pecinan. Nah, pecinan mana saja yang layak kamu kunjungi? Simak artikel berikut ini.
1.Pecinan Semarang Di pecinan Semarang ini, kamu bisa menemukan 11 klenteng, di antaranya Klenteng Sam Poo Kong yang terkenal itu. Sam Poo Kong sudah datang ke pesisir Semarang pada abad ke 15 dan kemudian mendirikan klenteng sebagai pusat kosmos perkampungan yang terbentuk k…

Buat Kamu yang Gemar Berlomba, Tips Memenangkan Kompetisi atau Sayembara

Hidup jangan habis hanya untuk dipakai kerja, belajar, main, bergaul dan sebagainya yang udah kelewat biasa-biasa aja. Sesekali menguji kemampuan diri melalui ajang kompetisi atau sayembara nggak ada salahnya kan. Ada banyak ajang kompetisi yang dibuat untuk berbagai bidang. Sebutlah film, karya tulis, desain produk, arsitektur, penataan kota, musik, dan macam-macam lagi yang bisa kamu ikuti sesuai bidang dan keahlian yang kamu miliki. Selain menambah pengalaman, ajang kompetisi juga bisa menambah portofolio karyamu lho. Apalagi kalau kamu berhasil memenangkannya, selain dapat hadiah, prestasi ini akan menjadi momen berharga dalam hidupmu. Siapa sih yang nggak bangga kalau jadi juara kompetisi tingkat nasional, atau bahkan, tingkat internasional?