Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2018

Kerja di rumah? Kenapa enggak?

Kecanggihan teknologi di jaman sekarang ini membuat kemudahan dalam bekerja dan berkarir semakin nyata. Jarak dan waktu bukan halangan lagi dalam produktifitas, pekerjaan bisa dilakukan di mana saja. Nah buat kita-kita yang nggak mendambakan corporate career alias kerja di perusahaan, bekerja lepas di rumah bisa jadi pilihan yang baik. Kelebihan dari menjadi pekerja lepas adalah, kita bisa lebih mandiri dan bebas menentukan pekerjaan yang ingin kita handle. Tapi buat kita-kita yang mendambakan kebebasan bekerja di rumah, jangan lupakan sisi kekurangannya ya. Kalau kita bekerja di rumah, otomatis kita nggak bisa mengejar jabatan dan lingkaran pertemanan jadi lebih terbatas. Ya jelas, ini karena kita nggak setiap hari ketemu banyak orang.
Namun jangan khawatir ya kawan-kawan, beberapa kekurangan tadi bisa kita atasi dengan trik-trik ini:

1. Nggak bisa mengejar jabatan bukan berarti kita nggak bisa bertumbuh Yup, kita masih bisa mengembangkan diri dan menumbuhkan karir kita lebih luas la…

Road to Pregnancy: Program Inseminasi Buatan

Sebelumnya saya sudah menulis pengalaman program hamil ke dokter kandungan (dr. Rudi Harsono, SPOG), dan belum berhasil. Setelah mencari informasi lebih dalam, akhirnya saya dan suami memutuskan pergi ke Dr. Hendy Hendarto, SPOG, (K) Fer. Beliau adalah salah satu dokter kandungan ahli fertilitas yang juga praktik di Klinik Fertilitas Graha Amerta Surabaya. Ketika kami konsultasi, kami menceritakan semua riwayat pemeriksaan yang telah kami lakukan, termasuk riwayat masalah infeksi di dekat mulut rahim yang terjadi pada saya dan terapi obat yang dilakukan dokter kandungan sebelumnya.

Road to Pregnancy: Program Inseminasi Buatan (2)

Akhirnya setelah anniversary pernikahan kami yang ke-2, kami kembali ke Dr. Hendy dan menyatakan akan mengambil program inseminasi. Dr. Hendy menyarankan kami kembali saat menstruasi hari ke-3 untuk awal pemeriksaan intensif. Oiya, sebelumnya, Dr. Hendy juga memeriksa kondisi rahim saya dengan menggunakan USG untuk melihat ada kista atau tidak. Dan alhamdulilah, ternyata rahim saya bersih nggak ada kista, sehingga treatment medikal bisa dilakukan. Karena kalau ada kista atau endometriosis, harus dituntaskan dulu masalahnya, baru deh boleh program hamil. Untuk para ibu yang hendak program hamil serius, harus cek keadaan rahim juga ya, jangan asal minum vitamin/suplemen penyubur kandungan atau minum-minum obat herbal sembarangan. Karena kalau ternyata kita ada masalah kista atau endometriosis, minum obat sembarangan malah bisa memperparah keadaan kistanya lho. Dia bisa makin membesar akibat suplemen penyubur kandungan itu.
Pada saat hari ke-3 menstruasi, saya dikasih resep suplemen vit…

Road to Pregnancy

Jadi ceritanya sudah dua tahun menikah, tetapi belum juga diamanahi momongan. Di Indonesia, memiliki anak adalah salah satu visi utama pernikahan dan berkeluarga. Meskipun kepadatan penduduk, terutama di kota, udah melebihi kapasitas daya tampungnya, tetapi itu nggak bikin keinginan setiap pasangan suami-istri surut dalam memiliki anak. Karena memiliki anak berarti melanjutkan generasi keluarga, kita memiliki keturunan, ada yang melanjutkan dan meneruskan tradisi yang sudah ada. Ada pula yang beranggapan memiliki anak berarti memperkuat dan memperbanyak bekal menuju surga. Ada yang mendoakan kita, ada ladang amal pula di sana. Dan banyak lagi motivasi untuk memiliki anak.

Anyway, dua tahun yang lalu saat baru saja menikah, saya dan suami berdiskusi mengenai rencana memiliki momongan ini. Suami sih pinginya cepet punya momongan. Selain karena suka anak kecil, pertimbangan dia adalah usia. Kami menikah di umur awal 30-an, yang artinya, saya-lah yang seharusnya mempercepat program anak k…